My Husband's Secret
candaku dengan tawa makin keras.
Rasanya adem banget bisa ada di sisimu, Mas. Kita ketawa-ketawa bareng tanpa ada sekat. Aku ingin, hidup kita seperti ini, bukan seperti sebelum-sebelumnya yang begitu kaku.
Aku tetap memberikan obat itu. Tidak apa-apa memakan obat warung. Toh kalau sakit, aku mengkonsumsi obat yang sama. Obatnya manjur kok. Mungkin Tuhan tahu bahwa penggunaan obat disesuaikan dengan isi kantong. Karena biasanya isi kantongku hanya cukup membeli obat warung, jadi ya, aku bisa sembuh dengan cepat. Sementara Mas Gala? Ah, semoga dia pulih. Toh sebenarnya, dia juga pernah hidup susah semasa di panti. Pasti obat-obatannya juga nggak jauh beda dengan apa yang kukonsumsi.
Hot Chapters