Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TRUST

TRUST

Kepala pelayan itu pun mengangguk. “Tunjukkan adikku ruangannya. Siapkan apapun yang dibutuhkan,” perintah Celine. Kemudian ia menoleh pada adiknya. dan mengeluarkan sebuah kartu kredit berwarna hitam. “Gunakan semua uang yang ada disini semaumu. Jika kau perlu apa-apa, tinggal katakan pada pelayan.” Caroline menerima black card itu. Dia tak mampu menyembunyikan perasaan senangnya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as obedient
Read
+Library
Kelahiran Kembali

Kelahiran Kembali

Duduk di barisan depan, dekat Kaisar. Li xiao duduk bersujud, dari lutut kaki berselonjor ke belakang, diduduki pantat. ‘Aw, sialan susah sekali bersimpuh, ini bukan simpuh miring. Harus kaki lurus ke belakang, pantatku ditumit. Sakit tahu,’ menggerutu kecil. Daripada menyakiti diri, mengangkat bokong sedikit, menggerakan 2 kaki ke sudut kiri. Duduk di belakang tumit, ini jauh lebih baik.
9.7112.0K viewsOngoingAdded to Library 4.5K Times as obedient
Show Reviews (69)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Er_zhi.zhii
Izin promosi kak Yang suka dengan cerita reinkarnasi bisa mampir dicerita aku 'Menentang Dunia' Seorang reinkarnasi terakhir Dewi Es Yiren yang berjuang merebut kembali hak miliknya di Alam Dewa, dan menghukum Si pengkhianat yang menyebabkan peperangan antara Dewa dan Iblis.
Read All Reviews
Takdir

Takdir

Rasa bersalah lagi lagi menerpa hatinya. Maxime menjadi gagap. "M-maaf Qil. Gue gak tahu," Aqill mengangguk. "Enggak papa," "Yaudah gue anterin pulang," * * * Motor ninja hitam berhenti di depan rumah yang bisa dibilang besae Tapi jika dibandingkan dengan rumah milik Maxime jelas besar milik Maxime. Aqilla turun dari jok belakang motor Maxime. Aqilla berterimakasih yang diangguki oleh Maxime.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as obedient
Read
+Library
Taubat Sang Pendosa

Taubat Sang Pendosa

ucapnya sembari memasukkan selembar uang merah ke saku bajuku. Aku mengucapkan terima kasih karena kemurahan hatinya, lalu melambaikan tangan saat Pak Haji membunyikan klakson tanda berpamitan. Hari masih siang tapi aku sudah kelelahan. Sepertinya bengkel sudah pantas jika diisi dengan karyawan karena aku sudah tak mampu mengerjakannya sendirian. 'Bawakan nasi. Mas lapar.'
108.5K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as obedient
Read
+Library
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

ucapnya datar, suaranya rendah dan tenang, tapi memiliki wibawa yang tak bisa diabaikan. Karin spontan menegakkan punggungnya. 'Tuan…? Tunggu sebentar.' 'Dia barusan bilang apa?' Siren menatap Karin dan mengangguk kecil, mempertegas apa yang baru dikatakan. “Seorang Brayn Alexander, masih seperti biasa rupanya.” Hening sejenak. Karin membeku di tempat. Otaknya seperti berhenti memproses apapun di sekitarnya selama beberapa detik.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as obedient
Read
+Library
OBSESI PRIA BERKUASA

OBSESI PRIA BERKUASA

“Aku tidak akan memaksamu. Tapi aku tidak akan berhenti berusaha. Jika itu berarti memberimu waktu, maka aku akan menunggu, Agatha. Berapa lama pun itu.” Agatha menelan ludah, perasaan yang bercampur aduk kembali menyerang. “Kau bilang begitu, tapi aku tahu kau tidak sabar, Rohander. Kau tidak tahu bagaimana caranya menunggu. Kau terlalu… obsesif.” Rohander terkekeh kecil, meski lemah. “Aku sedang belajar, Agatha. Dan ini pelajaran tersulit dalam hidupku.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as obedient
Read
+Library
Sang Abdi

Sang Abdi

Aku sudah jarang salat apalagi salat Subuh, pikirnya. Dalam suasana khidmat, Kirana berusaha untuk khusyuk melaksanakan salat. Setiap bacaan salat dilafazkannya dengan tempo pelan agar meresap ke dalam jiwanya. Air matanya meleleh saat sujud terakhirnya. Diserahkannya dirinya dan hidupnya kepada Yang Maha Kuasa.
9.3211.6K viewsOngoingAdded to Library 4.7K Times as obedient
Show Reviews (50)
Read
+Library
Ida
Aq penggemar tlsan2 frank Walau ada benang merah dlm smua tlsan2 nya Tpi setiap crta nya mempunyai setting latar cerita yg psti berbeda Disamping itu dia mengajak pembaca nya utk tidak membaca cepat Sbb plot twist cerita nya sangat kental Semangat frank
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Hoffen

Hoffen

tanya Sev dengan wajah khawatirnya. Lin tertawa kecil melihat kepanikan sang majikan. “Tenang saja, kau hanya muntah di baju Trisha,” ucap jujur yang membuat lelaki itu seketika terdiam. “Sev, kamu beruntung mempunyai asisten seperti Trisha. Dia wanita yang baik. Jangan melihat dari fisiknya yang gemuk, tapi dari hatinya yang lembut. Dia sangat sabar. Bahkan, dia sudah kehujanan malam ini. Awalnya saya mau mengantarkan Trisha terlebih dahulu tadi, tapi dia menolak.”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as obedient
Read
+Library
Athanasia

Athanasia

22/07/2020 Ma, hari ini Sia jalan bareng Arsa. Ia mengenalkan Sia kepada teman-temannya yang sangat lucu. Lelaki itu sangat baik kepada Sia Ma, ia juga sangat pengertian dengan Sia. Bahkan ia pun mengenalkan Sia tentang banyak hal yang belum pernah Sia tahu, padahal hal-hal tersebut adalah hal yang dilarang oleh Papa. Arsa juga sangat berani Ma, mungkin kalau Mama disini bakalan suka sama Arsa, tapi sayangnya Papa kurang terbuka Ma. Eh Ma, tapi Papa mulai terbuka loh sama orang baru sekarang, ia juga mau ngundang Arsa ke rumah. Sia sedikit takut Ma untuk bilang ke Arsa. Ma, bilangin ke Papa ga perlu khawatir sama Sia, karena Arsa udah jagain Sia dari apapun, dia selalu janji sama aku. Ma, ra
104.9K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as obedient
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Yasa membuat Speranza dan Byakta terdiam. "Kau salah paham. Tolonglah mengerti!" Byakta berjalan mendekati Yasa. "Jika kalian tidak bisa menghargai perasaan orang lain, tolong berhenti berpura-pura dan jadi diri kalian sendiri yaitu sebagai pengkhianat." ****
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as obedient
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status