Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
His Obsession

His Obsession

Terlihat sekali jika mereka terbawa suasana karena tidak menyadari kehadiran Mark tidak jauh dari mereka. "Ehem!" *** Bersambung...
105.4K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as oblivious
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as oblivious
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

ucap Wei lirih sambil meneguk segelas Wiski dengan mata sembab. Ia berjalan setengah sadar, suasana yang cukup ramai tiba-tiba saja seorang tanpa sengaja menubruk Wei yang dalam keadaan mabuk. Brugh! untung saja Ia terjatuh tepat diatas pelukan Meng Qi, Ia terkejut dan terdiam membisu, Wei pun perlahan menaikan kepalanya. "Uh? Zhang Meng Qi ?" ucapnya sambil menunjuk tepat ke arah lubang hidungnya.
92.1K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as oblivious
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

tanya Joi sembari menaruh jagung yang habis dilahapnya dan diganti yang baru. Sebelum Joi melahapnya, Baskara mengambil dan meniupinya. Setelah itu ia mengembalikan sembari membalas, "Gue temenan sama semuanya." Cewek itu mengangguk-angguk. "Cowok ganteng yang di bar itu siapa? Keliatan deket banget sama lo." "Lo gak tau Samuel, Joi?" tanya Baskara sedikit kaget. Terlebih saat mendapat respon gelengan dari Joi. Ternyata, masih ada spesies yang tidak tahu tentang si most wanted Saturnus, Samuel.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as oblivious
Read
+Library
Evanescent

Evanescent

Sedikit lagi. Brugh
3.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as oblivious
Read
+Library
Evanescent

Evanescent

Mereka pernah menghabiskan waktu dan bergumul dengan gairah yang sangat memuncak, dan itu membuat mereka lupa diri karena hasrat sudah menguasai akal dan pikiran. Sarra hanya bisa menepuk pipi dan menggelengkan kepala saat mengingat itu, tapi ia tidak pernah lupa kejadian malam itu. Dimana dirinya mengubah status menjadi seoarang wanita seutuhnya, dia memberikan kehormatan dan kesucian pada pria yang tidak dikenal. Sarra tetap memungkiri dan berpikir rasioanal untuk tidak mengingat hal itu, tapi nyatanya kemelut tentang kebersamaan dengan Garrand terus membekas bahkan seperti tergambar di pelupuk matanya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as oblivious
Read
+Library
Liara

Liara

Pria itu membelakangi dua orang yang mulai mengotak-atik sesuatu di sepeda motornya. "Maaf," katanya menyesal pada sang istri. Ia meihat Liara menggeleng, kemudian tiba-tiba saja sensasi tersengat dirasakan di seluruh tubuh. Hagan tersentak, seketika kepalanya terasa kosong, hingga rasa sakit yang teramat menampar. Pria itu sempat menyadari apa yang sedang terjadi, tetapi tubuh tak lagi mampu meresmpon sinyal yang otaknya kirimkan. Pada akhirnya, pria itu jatuh ke tanah dan tak sadarkan diri.
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as oblivious
Read
+Library
Clarity

Clarity

Ia bahkan tidak sadar jika seorang pembeli sedang mengunjungi minimarket karena saking fokus pada pekerjaannya. "Iya, tunggu sebentar, nona" Gadis berambut coklat gelap dengan rambut panjang sebahu itu memasuki minimarket dan langsung menuju ke bagian ice cream dan cemilan. Ia mengambil beberapa bungkus snack dan juga tiga buah ice cream coklat dan vanila. Ia tidak menyadari bahwa petugas minimarket alias Julian yang membelakanginya sedang menghitung stock bahan dapur. Setelah di rasa cukup, gadis itu berjalan menuju meja kasir, alisnya terangkat ketika menyadari petugasnya tidak ada di tempat.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as oblivious
Read
+Library
Dark Obsession

Dark Obsession

Ia mengeluh, menarik sebuah koin emas yang ada di dalam salah satu buku tebal. "Dunia akan menjadi milikku. Dengan begitu, aku bisa mengontrol semuanya. Sampai saat itu, tidak ada satu orang pun yang bisa mengetahui siapa aku sebenarnya. Bahkan anggota Blindberg sekalipun. Yah! Pemimpin harus meminimalisir kecurangan, bukan?"batin Markus menatap logo emas Blindberg. Mengecup koin itu pelan dan mengembalikan nya pada tempat semula. _______________________
1049.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as oblivious
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status