Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

“Mungkin.” Hening kembali mengisi celah di antara mereka. Tapi kali ini, itu bukan hening yang canggung. Itu adalah hening yang berbicara. Seolah ada sesuatu yang tersampaikan tanpa harus diucapkan. Dan saat akhirnya matahari benar-benar tenggelam di balik horizon, Alana tahu satu hal. Alfa bukan sekadar dingin. Ia adalah teka-teki yang bahkan dirinya sendiri belum bisa pecahkan.
818 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as oblivious
Read
+Library
Alice

Alice

Terkadang kita memang egois, menginginkan semua nya menjadi milik kita tanpa memikirkan orang lain. ---------:------—- "Lo kenapa kemarin gak ke rumah gue? Lo lupa?" Alice yang baru keluar dari mobil nya dikagetkan dengan suara Dirga yang nyaring di telinga nya. Alice menggososng telinga nya pelan. "Bisa ngomong baik-baik gak sih?" ketus Alice. "Suara lo kayak toa tau gak!"
105.8K viewsOn holdAdded to Library 155 Times as oblivious
Read
+Library
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

Terpaksa Arletta pun harus melanjutkan langkah dengan berjalan kaki. Arletta segera memakai kaca mata khusus yang di buat Elkava untuknya. Kaca mata night mode, yang bisa melihat dalam kegelapan. Meski nampaknya di sana sepi da tak ada kehidupan. Tetapi justru dia harus waspada pada suasana gelap dan sepi di sana. Karena kegelapan adalah tempat terbaik untuk bersembunyi dan berkamuflase.
1031.0K viewsCompletedAdded to Library 713 Times as oblivious
Show Reviews (24)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Arletta,mengembalikan semua harta Kusuma yg telah berada ditangannya kepada tetua Kusuma,karena tujuan utama untuk membekuk Adiyaksa telah berhasil... Arletta tak pernah menginginkan harta dari keluarga manapun.... Arletta & Arkana akan berjuang mandiri....
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Read All Reviews
Nobody Knows

Nobody Knows

Aku terkejut melihat siapa pria yang tengah berdiri di depanku, dia hanya menatapku dengan tatapan yang sulit dimengerti. “Tidak akan memperkenalkan diri?” Ujar pria itu. Aku masih terdiam menatapnya hingga seperkian detik. “Atau tidak perlu karena kita sudah saling kenal?” Dia sedikit memiringkan kepalanya. Aku tersadar dari lamunanku dan segera mengulurkan tangan memberi salam. “Selamat siang Pak, saya Kirei Olivia. Mulai hari ini saya menjadi penerjemah di perusahaan ini,” salamku dengan tersenyum canggung.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as oblivious
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

suara Sang Arsitek memudar, digantikan oleh suara mesin yang sedang shutdown. "Aku adalah jawaban bagi pertanyaannya yang salah," balas Surya. Ia mengirimkan denyut terakhir yang sangat kuat, menghapus keberadaan Sang Arsitek dari memori atom alam semesta. Protokol "Oblivion" telah dihapus selamanya.
687 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as oblivious
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Malam itu, saat Hamin bersembunyi di dalam ventilasi menuju ruang kerja Eris untuk mencari informasi, ia mendengar sesuatu yang membuatnya membeku. "Bagaimana dengan stabilisatornya?" suara Eris terdengar dari bawah. "Sudah siap, Jenderal," suara seorang ilmuwan menjawab. "Dalam tiga hari, kita akan menyuntikkan serum Oblivion 2.0. Ini akan menghapus sisa-sisa kesadaran bawah sadarnya. Dia tidak akan lagi merasa ragu. Dia akan menjadi mesin pembunuh murni tanpa nurani. Bahkan jika pria dari masa lalunya muncul, dia sendiri yang akan memenggal kepalanya tanpa berkedip."
624 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as oblivious
Read
+Library
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as oblivious
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

[Nightmare whisper: mode normal dengan gembira menyambutmu, pemain Golden Irish] Dia belum sepenuhnya pingsan saat tiba-tiba tubuhnya seolah kembali diutak-atik, tapi kali ini seolah sedang disuntik oleh tenaga yang membuatnya terjaga seketika. Tidak ada rasa pusing akibat anemia dan hipoglikemia, tidak ada rasa mual akibat kekurangan gizi, dan tidak ada nyeri kaki. Seolah sudah terlahir kembali.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as oblivious
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as oblivious
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status