Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KARMA

KARMA

POV Dila Aku tidak dapat berpikir dengan jernih malam ini. Aku benar-benar tidak tahu apa tindakanku salah atau benar. "Mama, Om Tampan mana? Mama dari mana saja? Kenapa baru pulang?" tanya Gara saat aku baru saja masuk ke rumah. Ya, setelah meninggalkan Lingga tadi, aku tidak langsung masuk dan memilih untuk duduk di teras. Menikmati cahaya bintang yang berkedip-kedip. Tak bisa aku bohongi perasaanku pada Lingga. Aku mencintainya tapi, aku sendiri tidak ingin menyakiti hati Keyla. Aku yang meninggalkannya, kenapa aku harus mengharap kembali padanya saat dia sudah menjadi milik orang lain? Dasar aku ini memang egois.
9.7204.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai oblivious
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Identitas yang Tersembunyi

Identitas yang Tersembunyi

"One touch and you got me stoned, higher than I've ever known, you call the shots and I'll follow. Sunrise but the night's still young, no words but we're speaking tongues, if you let me I might say too much. Your touch blurred my vision, it's your world and I'm just in it, even sober I'm not thinking straight." Diana tersenyum manis sambil melirik Nathan yang terlena oleh suara merdunya. "Cause I'm off my face in love with you, I'm out my head so into you, and I don't know how you do it, but I'm forever ruined by you ...."
45.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

“Apa urusanmu?!” Kenapa kau peduli? Kenapa kau berpura-pura melihatku Kembali? Aku tidak percaya kau menipuku. Bahkan setelah sekian lama aku mengenalmu, kau tetap aneh! Aku tidak mengerti dirimu. Aku benci itu. “Tamara!” “Cukup!” “Tam ….” “Aku bilang diam!” “Maaf.” ** “Tam! Kau sedang melamun?” tanya Alexi sambil menyenggol sikuku. Aku pun menoleh malas kearahnya.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Betrayal

Betrayal

Semoga saja tidak pernah ***. Victor berjalan dengan tenang melewati lobby gedung perusahaannya. Walaupun Victor tidak menunjukkan ekspresi apapun, aura yang melingkupinya tetap hitam. Bahkan, seketika lobby menjadi sunyi begitu Victor memasukinya. Para staf hanya berada menundukkan kepalanya, terlalu segan untuk menyapa Victor. Menurut para karyawan, Victor hanya memiliki tiga ekspresi, yaitu santai, dingin, dan tanpa ekspresi—walaupun tanpa ekspresi harusnya tidak termasuk dalam ekspresi, namun bagi Victor, tanpa ekspresi merupakan sebuah ekspresi. Dari ketiga ekspresi tersebut, yang paling menyeramkan adalah wajah tanpa ekspresinya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Itu adalah suara kekosongan yang bergetar. Tiba-tiba, garis-garis hitam di tubuh Shen Long mulai melebar. Mereka tidak lagi hanya berada di permukaan kulit, tetapi mulai merobek realitas di sekitarnya. Cahaya matahari yang redup tertelan masuk ke dalam tubuhnya. Ruang di radius seratus meter dari Shen Long mulai melipat ke dalam—sebuah fenomena Singularitas Berjalan. Ini adalah wujud Oblivion.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Bara menatap kebun di depan kontrakannya. "Siapa pemilik bola api itu?" Bara masih bermonolog dengan hatinya. Ia yakin telah terjadi sesuatu dengan wilayah ini. Sesuatu yang tak bisa dipahami dan dilihat oleh siapapun kecuali orang khusus memiliki kelebihan. Suara jangkrik sahut menyahut. Bara merasa wilayah ini sangat sepi seperti tak berpenghuni. Tak ada warga yang melakukan siskamling atau hansip mengeliling wilayah tersebut.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

Terlalu sempurna untuk disebut nyata. “Hah… hari yang sangat melelahkan,” bisiknya pelan, menundukkan kepala sampai dagunya menyentuh permukaan air. Ia menutup mata lagi, membiarkan aroma lavender menyelimuti pikirannya yang masih penuh tanda tanya. Di antara keheningan, satu pikiran terus berputar di benaknya. 'Jika Lucia saja bisa berubah dari sosok yang ia kenal di dalam novel… maka apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan dunia yang kini ia tempati?'
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Enigmatic

Enigmatic

"Maaf ya, Ran. Gue lupa banget." Kiran tersenyum kaku, "Nggak apa, Dir,” katanya. Padahal dalam hatinya ia benar-benar gemas karena kelakuan Dirga yang satu ini. Dirga si pelupa, tidak pernah berubah dari dulu. Saking gemasnya, ingin rasanya ia berpacaran dengan Dirga dan p "Yaudah, Jef, gue duluan ya. Mau nyari buku dulu,” pamit Dirga pada Jefri, dan hanya menganggukkan kepala pada Kiran.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Apa apaan situasi ini? Aku sangat sadar sepenuhnya aku pasti tidak bisa mengontrol tindakanku, gerak gerikku, wajahku, atau bahkan diriku sendiri. Digendong? Menyebrangi lapangan? Aku bahkan tidak pernah menyentuh tubuh seorang pria lain selain Bill dan ayahku, secara harfiah!
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai oblivious
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status