Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Broken

Broken

tanya Rein kesal. “Ya, gimana gue bisa jawab coba? Gue sama sekali gak ngerti kenapa lo nanya kayak gitu,” jawab Reina sambil terus memikirkan pertanyaan dari sahabatnya. Rein langsung saja tertawa terbahak-bahak saat mendengar jawaban sahabatnya. “Lo gak ngerti? Lo itu udah jelas-jelas nikung gue, terus lo masih bisa bilang kayak gitu?!” Amarah gadis itu langsung meledak karena jawaban sahabatnya.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as obnoxious
Read
+Library
Perfect Obsession

Perfect Obsession

lanjut Aleandra. “Karena bukan Zach yang memiliki obsesi terhadapmu, melainkan aku. Aku sangat terobsesi untuk melihat dirimu kembali mendesah untukku! Dan aku akan menjadikan obsesiku sempurna untuk dilaksanakan,” ungkap Marvin kembali menjahili Aleandra. Kali ini bukan lagi dibagian dada, melainkan bagian lain yang lebih sensitif. Aleandra tak bisa menolak, melainkan mulai menikmatinya.
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 777 Times as obnoxious
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

dasar jerk. “Kamu, beraninya menghina orangtuaku. Kamu sudah menghinya khan ?” berondongnya tanpa memberiku kesempatan duduk... dasar fucking idiot ini orang pikirku... Dia pikir dia siapa? Bertindak sesuka hati disini?
104.5K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as obnoxious
Read
+Library
Complicated

Complicated

Avina menggeleng semakin histeris, terus berontak. “Impas nggak boleh, berarti ini cara tepat untuk membuatnya impas secara paksa dan kau semakin menderita!” Almeira si pembuat masalah, seakan naluri seorang kakak dalam dirinya telah lenyap. Karena dibutakan rasa benci sekaligus obsesi pada satu lelaki, nyatanya lebih memilih Avina.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as obnoxious
Read
+Library
Obsessed

Obsessed

Tak sampai lima menit, reaksinya muncul: wajahnya memerah, tangannya menggaruk lengan, sedikit gatal. “Aduh… maaf,” katanya panik, menahan tawa canggung. “Kok gatal ya…” Aku menahan tawa kecil. Maro menatapku tajam, tapi aku cuma mengangkat bahu seolah tak bersalah. “Aku harus pulang, Maro,” kata Alina sambil menahan gatalnya. “Obatku ada di rumah. Makasih ya… lain kali aku mampir lagi.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as obnoxious
Read
+Library
Obsession Love Disorder

Obsession Love Disorder

) Tanya seorang pria dengan perawakan tinggi, mungkin dia Oom ku, karena sedikit mirip dengan Mommy. “Ya Oom.” Aku menjawab dengan senyuman penuh keraguan “Kamu tahu aku Oom kamu karena wajahku terlihat mirip dengan Ibumu?” “Sorry, can you speak a little slower? I can't understand.” (Maaf, bisakah Anda bicara sedikit lebih lambat, aku tidak paham.”) "You know I'm your uncle because my face looks like your mom?" (“Kamu tahu aku Oom kamu karena wajahku terlihat mirip dengan Ibumu?”)
102.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as obnoxious
Read
+Library
Annoying couple

Annoying couple

Kataku dengan tawa yang begitu aneh Mana mungkin aku suka sama Calvin itu benar-benar mustahil, aku hanya merasa kesal saja dengan sikap mereka yang selalu menjodoh-jodohkan Calvin dengan chika, dan ini namanya bukan cemburu tapi aku cuma merasa risi ajah. "Gak mungkin dari mananya, gua bisa liat elu keliatan cemburu banget waktu ngeliat pak Calvin lagi ngobrol sama chika" "Apaan sih lu, yang ada elu tuh yang seharusnya berhenti" Kataku seraya memukul tangang satria "Gua di suruh berhenti apaa sih" "Berhenti beriskap kaya bocah" "Umur gue udah 17 tahun kali, jadi bukan bocah lagi"elaknya
106.5K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as obnoxious
Read
+Library
Ex Toxic

Ex Toxic

, teriaknya dengan suara yang tidak terkendali. Armand tidak takut pada amarah Axel, ia malah memandang sinis. "Aku tidak perlu tahu apa-apa tentang kalian. Aku bisa melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana kalian memperlakukan wanita dengan tidak sopan dan membuatnya mabuk!"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as obnoxious
Read
+Library
My Obsessive Ex

My Obsessive Ex

tegasnya, “Jadi, bersikap patuhlah dan semua akan menjadi lebih mudah.” “Satu lagi,” tukas Ansel. “Singkirkan sapaan ‘Anda’ jauh-jauh. Aku benci sikap formalmu itu.” Qeiza mengeritkan gigi. Merasa sangat dongkol dengan sifat sok kuasa yang ditunjukkan Ansel. “Apa yang salah dengan sapaan itu?” protes Qeiza. “Bukankah kita rekan bisnis dan memang sudah selayaknya bersikap for—”
1075.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as obnoxious
Show Reviews (38)
Read
+Library
Lathifah Nur
Hai sobat readers, Mulai hari ini, author bakal memecah bab My Obsessive Ex agar koin untuk buka babnya lebih murah. Satu bab akan dipecah menjadi dua. Tidak ada perubahan pada alur cerita. Jadi, bagi sobat readers yang udah baca sampai tamat, tidak perlu lagi membaca bab 89 dst. Terima kasih.
fatih.arrahmah
Baguss thor...aq sukaa. walopun di sini lakon utama cowoknya c Ansel tp g harus bersatu ma lakon utama ceweknya. Biasanya klo cerita lain selaluuuu balikan ma mantan pdhl disakitinnya lbh pedes drpd di sini
Read All Reviews
ANNOYING NEIGHBOR

ANNOYING NEIGHBOR

​Tidak sampai sepuluh detih, satu balasan muncul di layar ponselku yang masih menyala. ​"Fuck, babe... kamu seksi banget! Kamu bikin milikku keras." ​Membaca untaian kata vulgar itu, senyumku langsung mengembang lebar. Aku menggigit bibir bawahku dengan sensasi menggelitik yang aneh di perut, membayangkan wajah tampan Gabriel yang mungkin saat ini sedang menatap layarnya dengan napas tertahan, menginginkanku.
300 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as obnoxious
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status