Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TRASHY

TRASHY

Terkadang, sifat cuek laki-laki itu lebih banyak muncul dibandingkan suara-suara yang keluar dari mulut. Bisa dihitung oleh Diana berapa kali dirinya melakukan obrolan ringan bersama Tino. Tapi setelahnya, Tino seolah-olah lupa bahwa mereka pernah dekat beberapa menit lalu. Aneh? Memang, laki-laki itu aneh, sempat terpikir bahwa Tino memiliki penyakit layaknya orangtua pikun, tapi itulah Tino. Dan sikapnya itu tak membuat rasa benci atau kesal di hati Diana hadir, malahan membuatnya tertarik pada sosok bernama Tino Wahyu. Siswa yang pintar, suka bergaul dengan siapa saja, tidak sombong, putih, bertubuh tinggi, idaman sekali di mata Diana.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as obnoxious
Read
+Library
Greedy

Greedy

Mulut Naina terbuka lebar, karena baru kali ini seorang bawahan bersikap tidak sopan kepadanya. "Hei! Kamu ini nggak sopan ya." "Maaf nyonya," ucap Rey. Kini tubuhnya merendah. Dan ia segera berlari meninggalkan Naina. "Kurang ajar banget sih itu orang, nemu di mana lagi Rey," ucap Naina dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as obnoxious
Read
+Library
Gairah Obsesi Bos Kejamku

Gairah Obsesi Bos Kejamku

Pria itu tidak lagi mengenakan jas tuksedonya, tapi kemeja hitamnya sudah tergulung hingga siku, memperlihatkan otot-otot lengannya yang menegang hebat akibat menahan amarah yang hampir meledak. Di sampingnya, Ivy terkulai di atas jok kulit. Tubuhnya yang memikat bergetar hebat. Peluh dingin membasahi pelipis dan dadanya yang naik turun kencang. Efek racun perangsang dosis tinggi yang diselipkan ke dalam gelas anggurnya tadi oleh seorang konglomerat muda sebelum Arthur sempat menariknya, kini membakar seluruh pembuluh darahnya tanpa ampun.
202 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as obnoxious
Read
+Library
Berandal Misterius Itu Suamiku

Berandal Misterius Itu Suamiku

“Shit! OB bodoh!” Wanita berkaca mata marah sekali, ia bangkit berdiri sambil menunduk menatap blazer miliknya yang kecipratan warna orange. Dimana-mana, status OB memang dipandang rendah. Tak sulit bagi seseorang memaki OB. Viza tak masalah bila harus dimarahi atas ketidak sengajaan itu. Apa lagi mereka tengah berada di ruang rapat penting, perbuatan Viza tentu menjadi masalah.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 447 Times as obnoxious
Read
+Library
Complicated

Complicated

"Om Haris apa kabar? Sudah lama Arya tidak melihat om. Kalau Arya boleh tau, ada keperluan apa yah sampai om repot-repot datang ke sini? Padahal tempat ini enggak cocok buat om, orang sekelas om enggak pantas rasanya ada disini." Sudah sedongkol apa hati Arya mengingat perbuatan Haris terhadap keluarganya, Arya bukan orang suci, dia tak bisa menahan diri untuk tidak menumpahkan amarah meski disaat yang sama harus tetap menghormati.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as obnoxious
Read
+Library
Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Terjebak Dengan Mafia Obsesif

Tangannya terikat, bibirnya gemetar, sementara di hadapannya berdiri seorang pria tinggi dengan setelan jas hitam yang dijahit sempurna. Tangannya dimasukkan ke dalam saku celana, sorot matanya dingin. Wajahnya tampan, tetapi tidak menunjukkan sedikit pun belas kasihan semua orang di ruangan itu menundukkan kepala kepadanya. Seolah pria tersebut adalah penguasa yang tak boleh dibantah. "Maafkan saya, Tuan Damian," isak pria yang berlutut itu. "Saya dijebak."
10725 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as obnoxious
Read
+Library
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

Frederik menunjukkan serangkaian tabung reaksi dan data digital yang berpendar di layar monitor. "Ini adalah Apex-7, Tuan Parker," jelas Frederik dengan bangga. "Formula pereda nyeri dan penambah stamina yang melampaui standar medis Eropa saat ini. Tanpa efek samping kecanduan, murni efisiensi biologis."
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as obnoxious
Read
+Library
Pelayan Angkuh Kesayangan Tuan Muda Obsesif

Pelayan Angkuh Kesayangan Tuan Muda Obsesif

“Itu kan mereka. Aku tidak peduli. Yang aku tahu, uangku terlalu banyak dan aku bingung harus diapakan. Jadi kupakai saja untuk menciptakan hiburan menarik untukku.” Val ingin membalas, tetapi tidak menemukan jawaban yang cukup menyebalkan untuk membungkam pria itu. Lihat saja, semakin didebat, David bukannya sadar malah semakin bersikap menyebalkan. Sungguh rasanya Val ingin menggaruk wajahnya supaya dia berhenti bertingkah sok begitu. Tapi di sisi lain, ada satu hal yang diam-diam mengganjal pikirannya.
10337 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as obnoxious
Read
+Library
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

Greed membuka ucapan membuat Charity menahan kesal. "Chaste, cowok dia baik dan ramah seperti cewek. Humility, dia imut wajar saja Pride sedikit tertarik, dan dari semuanya Kindy yang paling sempurna, hanya saja aku bukan penyuka anak-anak seperti Envy," lanjut Greed tanpa mengetahui perubahan Charity, Charity berdiri tiba-tiba dan menggebrak meja makan membuat Greed terkejut. "Aku ... tidak suka ... dibandingkan!" jelas Charity pelan dan dingin. Ia berjalan meninggalkan meja makan namun disusul oleh Greed dengan cepat.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as obnoxious
Read
+Library
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

seru Erika makin menekan tiap ucapan. Kemudian Erika menatap remeh Diki, lalu kembali berkata, "Kau pikir kau sangat menarik? tidak! kau menjijikan... aku bahkan tidak sudi mengandung anakmu. Itulah sebabnya aku ingin menyingkirkannya!" Kalimat ini bukan hanya sarkatis, tapi juga terlalu eksplisit tanpa tendensi, membuat Diki pias dalam seketika. Kesombongan Erika muncul ke permukaan tanpa diundang. Sikap inilah yang membuatnya terlihat badas, ganas, serta jahat.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as obnoxious
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status