PDKT di Sarang Monster
Duh, mampus.
Otak Dimas langsung masuk mode taktik. Wah, gimana ini? Sik, sik, santai Dim, gini skenarionya. Choice A: aku tolak. Si Om bakal auto-nyinyir, CV-ku dilempar ke bak sampah, pulang jadi pengangguran terhormat. Keren sih. Choice B: aku buka. Dalam hitungan detik aku bakal sengsara, dijamin viral, malu seumur hidup. Tapi ada peluang 1% bakal diterima kerja. Hm … worth it gak ya?
Dimas memilih secret choice C: negosiasi. “Umm … anu, Pak …. Saya ada kondisi medis, itu sudah saya tulis di bagian atas sendiri,” katanya sambil menunjuk berkasnya dengan gugup.
Hot Chapters