Terjerat Pesona Papa Temanku
“Makasih, ya, Om…”
Elvaro menyalakan mesin mobil, menatap lurus ke depan. “It’s okay.”
“Oh iya, kok Om bisa ada di sana?”
“Saya tadi ketemu klien. Bahas rancangan,” jawabnya santai.
Yara terdiam sejenak, lalu memberanikan diri. “Om… Om ada kenalan nggak yang bisa kasih lowongan kerja buat aku?”
Elvaro langsung menoleh cepat, keningnya berkerut. “Kamu mau kerja?”