Hayu
Hayu pun mengganti minumannya dengan segelas coklat hangat.
Candra yang melihatnya tersenyum dan mengacungkan jempol, saat waiters itu pergi meninggalkan mereka yang sejak tadi berdebat, Hayu mulai membuka mulutnya.
“Bapak, puas? Sepagi ini sudah mengatur apa yang saya makan dan apa yang tidak boleh saya makan, Bapak keterlaluan,” sungutnya kesal.
Candra terkekeh, “Kamu berani membantah perintah atasanmu? Lagi pula, kalau sampai kamu kenapa-kenapa, pekerjaan saya juga akan terbengkalai Hayu, mengerti?”
Hot Chapters