Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Istri Dadakan Si Om Tampan

Menjadi Istri Dadakan Si Om Tampan

Dan ternyata doa gue didengar. Pintu rumah depan kebuka, dan keluarlah si Om dengan gaya santainya. Kaos casual, jeans, sama sepatu sneakers—simpel, tapi tetep bikin auranya menonjol banget. Dari caranya jalan aja udah kelihatan kalau dia tipe orang yang percaya diri banget. Gue langsung ngefreeze. "Hai," dia nyapa duluan, suaranya itu, duh... ngebass tapi adem.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as om om
Read
+Library
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Ucap Om nya. "Nanya apa Om?" Ucap Ari yang begitu penasaran. "Pertanyaannya simpel! Begini kalian semuanya sudah siap kah?" Ucap Om nya dengan lantang lalu tertawa, membuat mereka tertawa lagi kirain pertanyaannya apa. "Hahaha.. bisa saja Om ini." Serentak menjadi rame dengan candaan Om nya, membuat semua orang tertawa geli melihat tingkah Om nya yang berekspresi tingkah gerakan nya itu yang absurd.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as om om
Read
+Library
Istri Bookingan

Istri Bookingan

"Oh iya, Om Ghara mau tanya. Tadi Adzan beli permen di mana?" "Dikasih sama Om-om, tubuhnya besal. Omnya baik, Adzan dikasih pelmen sama minuman, katanya Adzan bisa jadi supelhelo kalo makan pelmen yang dikasih!" jawabnya menjelaskan. "Om-om?" tanya Ghara lagi. Adzan mengangguk kemudian membuka suara untuk menjelaskan lagi. "Itu Omnya yang talok balang di mobil Mama waktu itu. Katanya, Om itu yang mau nyelamatin Mama tapi takut sama Papa!"
106.3K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as om om
Read
+Library
Terpaksa Akad

Terpaksa Akad

“Bicara apa, Om? Zi tidak mendengar.” Mata Om Zuan kini justru mendelik ke arahku, sedangkan aku dari tadi belum tahu apa salahku. Apa karena aku berbicara terlalu banyak kepada Mama Om Zuan? “Om itu panggilan sayang, Ma. Iya kan, Zi?” Kini lengan Om Zuan meraih pundakku, di dekatkannya tubuhku dengannya. Sebuah pelukan yang erat. Bahkan sangat erat hingga membuatku sesak untuk bernapas.
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 780 Times as om om
Read
+Library
Gairah Cinta Om Duda

Gairah Cinta Om Duda

“Ngeri, tau gak. Aku jadi gak bisa nebak Om marah, senang, atau bosen.” Kenzo menatapnya lekat. “Aku bicara kalau perlu.” “Dan kalau gak perlu, diam terus?” “Begitulah.” Aluna mendengus. “Gak heran banyak yang penasaran sama Om. Dingin banget.” Kenzo tersenyum samar, lalu menatapnya sekilas dengan mata gelap yang entah kenapa terasa menembus. “Termasuk kamu?”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as om om
Read
+Library
Istri Pilihan Oma

Istri Pilihan Oma

Suaranya kembali memanggil, kali ini lebih pelan tapi terdengar getir. “Zahra…?” Masih hening. Seisi rumah terasa beku. Tak ada jawaban yang datang dari balik pintu dapur, tak ada langkah kecil yang tergesa muncul dari tangga, tak ada wajah muda yang muncul dari balik lorong dengan senyum dan tangan yang membawa air hangat. “Dia selalu datang saat aku pulang...” gumam Oma, suaranya bergetar. “Dia selalu lari sambil senyum dan bilang, ‘Oma, sudah minum obat?”
920 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as om om
Read
+Library
Kepentok Cinta Om Cupu

Kepentok Cinta Om Cupu

Zoya telah kerusak ketenangannya siang itu. "Aku banyak keunggulan yang pasti bisa jadi bahan pertimbangan Om," sambung Zoya tidak menyerah. "Pertama. Aku tidak suka main sosial media. Kedua. Om menjadi pacar pertamaku. Ketiga. Aku gadis yang penurut." Jeda sejenak, Zoya seperti sedang memikirkan sesuatu. "Tapi tak jarang aku bisa tantrum juga, dan saat itu terjadi Om jangan khawatir. Abaikan saja. Atau pergi tidur. Dengan begitu, moodku bisa berubah lebih cepat. Atau bisa juga—--"
9.16.4K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as om om
Read
+Library
Istri Bayangan Si Om Galak

Istri Bayangan Si Om Galak

Sambi terus menahan tawa, Anggia membekap mulutnya yang masih ingin terus ngakak. "Ya biarin. Lah, orang bener dia, 'kan emang udah om-om. Mana galak banget lagi. Jadi, ya aku panggil dia Om galak aja," jawab Raysa ketus. "Ok-ok, terserah Mbak aja deh, mo panggil dia apa. Tapi yang jelas jika Bunda dan Pak Tama sampai mendengarnya pasti mereka juga akan tertawa ngakak sama sepertiku, Mbak."
102.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as om om
Show Reviews (11)
Read
+Library
KSIndra
sudah da kemajuan alurnya. Tpi saat dokter menerangkan di situ ada dua korban. seharusnya dokter menjelaskan korban siapa dulu yg mau di bahas. n baru kedua korban selanjutnya. soalnya di situ ada dialog ibunya langsung bisa menebak korban yg sedang dibahas dokter pdahal belum disebut namanya.
YOSSYTA S
Hay2... Assalamu'alaikum semua. Selamat datang di novel ke2 ki ini. Semoga kalian suka dan betah berada di sini. Jangan lupa mohon dukungannya ya, masukan buku ini ke rak buku kalian, kasih komen dan votenya juga boleh. Terimakasih.
Read All Reviews
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

"Eh, Btw, Om. Ini yang paling penting dari segalanya. Takut kelupaan." "Iya, apa?" "Om bukan orang yang masih menganut budaya patriarki, 'kan?" Buru-buru Bastian menggelengkan kepalanya. "Nggak lah, saya nggak sekolot itu." Nala mengacungkan jempolnya. "Terus? Om gimana? Aku syaratnya nggak aneh-aneh dan memberatkan loh. Om juga jangan ngebatesin pertemanan aku."
105.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as om om
Read
+Library
Cintai Aku, Om!

Cintai Aku, Om!

Gadis yang selalu mengganggunya. Ting! Pesan singkat masuk lagi, Dirga melirik sedikit. Pesan dari Raya. 'Om jangan lupa makan siang, ya. Soalnyakan aku gak bikin bekal lagi buat Om. Makan yang banyak biar gak sakit. Ps: maaf, Om pasti geli baca Chat garing dari aku, maklum kan remaja.'
102.6K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as om om
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status