Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Pernikahan CEO Dingin

Gairah Pernikahan CEO Dingin

] Pesan yang dikirim oleh Alvin terus dibaca oleh Adelia hingga habis dan setelah selesai, Adelia tertawa getir sampai tak terasa air mata pun jatuh membasahi pipinya. "Cih! Wanita satu-satunya yang kamu cintai? Benar-benar bajingan kamu, Alvin!" pekik Adelia sambil melempar ponselnya ke sebelahnya. Brukk! Ponsel itu jatuh diatas kasur dan Adelia segera menghapus air mata yang membasahi pipinya. "Lucu kamu Alvin! Kamu pikir aku bodoh dan akan termakan ucapan manis kamu yang menjijikan itu?" Adelia tertawa mengejek tapi aur matanya terus jatuh dengan sendirinya.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Please Let Me

Please Let Me

Tatapannya terus mengunci pergerakan Vanilla. “Vanilla?” “Vanilla? Dimana, Rav?” tanya Aldari pada Ravi. “Tapi, kayaknya gua cuman halusinasi….” ucap Ravi dengan ragu. “Astaga. Sini, lu duduk dulu,” ucap Aldari menatapnya kasihan. “Aku lihat ada yang berlari-lari ke arah sana. Dia mirip Vanilla,” ucapnya dengan harap ada yang melihatnya juga. Ravi mulai berpikir apa dia mulai gila karena gadis yang bernama Vanilla Kim itu.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
ISTRIKU DITIKUNG POLISI

ISTRIKU DITIKUNG POLISI

Gibran tak tinggal diam, ia menangkis sekaligus membalas serangan Alvandra. Tubuh Gibran yang tinggi besar sedikit menyulitkan Alvandra untuk merobohkannya. Malah ia sesekali terkena pukulan Gibran di wajah juga perut. Hingga di sepersekian detik, Gibran berhasil menendang perut Alvandra tepat di ulu hati. "Ugh ...!" Alvandra tersungkur sambil memegangi perutnya. Darah segar keluar dari mulutnya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Sayangnya, kebanyakan tak seberuntung itu; mereka jadi sakit-sakitan dan kondisinya terus memburuk hingga akhirnya mati, termasuk Alvin. Namun, sesaat sebelum dia menemui ajalnya, sebuah layar hologram tiba-tiba muncul di hadapannya, dan di situ tertulis pertanyaan apakah dia ingin mencoba mengulangi semuanya dari awal. Alvin menjawab pertanyaan itu dengan berkata ‘Ya’ di dalam hati, dan begitulah ketika dia terbangun dia mendapati dirinya berada di tubuh pria bernama Adit Winarta ini.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Sang Pewaris!

Dendam Membara Sang Pewaris!

Dia terperanjat, menegakkan punggung menatap Aldan dengan tersenyum senang seperti anak kecil yang akan mendapatkan hadiah. “Iya, Sayang,” balas Aldan tersenyum manis sembari merapikan rambut Adelia. “Ayo cerita.” Adelia tidak sabar lagi. Aldan menghembus napas pelan, menatap lekat-lekat wajah Adelia. Dia percaya gadis itu orang baik dan pasti amanah. “Aku pimpinan pasukan white master.” Aldan mengawali kisahnya.
8.436.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
The North Compass

The North Compass

Tentu saja setelah syarat perjanjian mereka diselesaikan Alvi. Pendaran cahaya kuning cerah yang keluar dari seluruh tubuh Vania merupakan reaksi pertama ketika nama pemberian itu dipanggil oleh sang Pemberi. Vania En Laluna Ishlindisz tidak punya kontrol apa-apa selain berubah menjadi senjata kematian Alvi. Namun, dikarenakan persyaratan perjanjian belum terpenuhi, maka Alvi sendiri belum bisa seutuhnya mengendalikan senjatanya ini. Bagaimana pun juga Vanishia masih merupakan wujud hidup yang memiliki akal dan pemikirannya sendiri.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
BENIH PRESDIR LUMPUH

BENIH PRESDIR LUMPUH

Juwita hanya berdiri diam, menatap Fiona dengan tatapan yang sulit diartikan sebelum akhirnya berbalik dan kembali memasang tendanya sendiri. Sementara itu, Adel dan Maya hanya bisa menonton dengan takjub saat Alvaro dengan cekatan mendirikan tenda mereka. Setelah selesai, Alvaro segera pergi tanpa banyak bicara lagi, meninggalkan Fiona yang tersenyum puas. "Tidak kusangka kau bisa menaklukkannya dengan cara seperti itu," kata Adel dengan nada kagum. "Dia biasanya orang yang sangat sulit dibujuk."
1030.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 821 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

protes Adelia. "Hahaha!!"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
RESTU

RESTU

Yah itu Alvaro, dengan menaruh satu tangannya di pundak milik Aloe dan menatap sinis ke arah Lion. "Gak segampang itu! Gue gak bakal nyerah!" kali ini lion melawan bersikeras untuk kembali merebut hati princess nya. Alvaro tersenyum licik dan kemudian menertawakan Lion. "Hahahahah...Percuma bro, sebentar lagi gue dan Aloe akan pindah ke amerika, and you just say good bye!" kata Alvaro dengan penuh tawa ejekan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Arogan

Sang Pewaris Arogan

“Satu demi satu, mereka jatuh. Seperti buah busuk yang tak mampu bertahan di pohon.” Adrian menatapnya sambil tersenyum lebar. “Itu kata-kata yang indah, Reina. Kau mengerti apa yang kurasakan. Alvaro… oh, si anak suci itu. Dia pikir idealismenya bisa menumbangkan aku. Sekarang, tubuhnya mungkin sudah kaku, atau bahkan menjadi santapan hewan buas. Dunia akan melupakannya sebentar lagi.” Maya ikut tersenyum, “Bagaimana dengan kak Damar?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai one piece alvida
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status