Nikahi Aku atau Aku Mati
“Tapi, setelah kenal dia. Dia pengganti kretekku, tempat pelarian sekaligus pelampiasan. Jangan kira, dia belum pernah hampir kehilangan nyawa hanya karena menolak nyawaku melayang karena racun tikus, sayatan pisau di nadi tangan, dan ...”
Antara rasa cemburu dan rasa iba yang memuncak, Lucky memotong kalimat Nirmala, ” Stop, stop! Kamu pernah ke psikolog? Psikiater?” tanyanya terlihat sangat frustrasi dengan sikap gadis di hadapannya, seperti orang gila yang tengah melantur. “Kalau belum, ayok aku anter.”
Bab Populer