Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Exit

Exit

November pada bulan di mana aku menduduki kelas 3 SMP. Namaku Olin Arda Efrosin. Bisa dipanggil Olin, Arda, atau bahkan biasanya orang rumah menyebutku dengan panggilan sinchan. Padahal aku tidak memiliki alis hitam setebal ulat bulu seperti milik karakter kartun sinchan itu. Mungkin karena tubuh pendek dan sangat menyukai warna merah, orang rumah menyamakan aku dengan karakter film kartun sinchan. Tidak apa lah, setidaknya mereka tidak menyebutku dengan sesuatu yang lebih buruk dan menyakitkan dari pada itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Bau janin muda telah membangkitkan rasa dahaga hasrat liarnya. Tbc .... ○○○•••••○○●●●○○○○●●○○○●●•• Note : *Sunrise = Matahari terbit. *Sunset= Matahari terbenam. *Jepun jepang = Kamboja jepang. *Bapa = Bapak , Meme = Ibu. *Mai na'e = Ayo saja. *Bli Mang = Bli Komang/ Kak Komang.
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
WHERE

WHERE

“Gue baru buat akun Youtube dan ingin membuat konten horror!” Sharon menghela nafasnya dan menatap Gideon meminta persetujuan. “Lo kan bisa bikin konten ke luar negeri kek, tutorial skincare kek atau apalah itu.” Ujar Gideon. Lisa menggeleng kuat. “Gue mau yang horror.” Sharon memijit pelipisnya. Ia heran dengan kelakuan Lisa pada saat ini yang berubah dari biasanya. “Oke.” Gideon menyetujuinya. “Tapi, semua ART yang da di rumah lo harus ikut.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Tangerang, 26 Februari 2021 [][][][][][][][][][][][][][][][][][][][]
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

jika mungkin dia tidak pernah bisa kembali maka dia tidak bokeh berakhir menyedihkan di dunia ini karena ketidaktahuannya. Pada tengah hari, Centaur itu membantunya memetik beberapa buah di hutan untuk dimakan dan juga mengatasi rasa haus. Buah ini berwarna orange cerah dan juga ada yang sedikit kecoklatan, ukurannya hanya sekitar satu genggaman tangan dan berbentuk bulat.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Nama: Kaizen Bramasta Username: Golden Irish Senjata: keping senjata 10x Kartu: 0 Benda terkutuk: 0 Poin bertahan hidup: 100 Skill: Pengunci jiwa Kemampuan: D. Terlemah dari yang terlemah Komentar: Gadis sampah yang murahan. Bisa bertemu dan bernegosiasi dengan sang Mata adalah hal terbaik yang pernah kau lakukan dalam hidupmu, jadi berlutut dan nyanyikan pujian untukku, sialan!
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
Yours

Yours

Ekspresi lelah tampak di wajah Josh, bukan hanya itu banyak hal dalam dirinya berubah. “Aku dengar dia sakit.” Rena berkata dengan menatap layar. Azka mengalihkan pandangan menatap Rena sekilas dan beralih ke layar ponselnya, “sakit apaan?” “HIV.” Azka secara otomatis menekan tombol pause, menatap Rena dengan tatapan penuh selidik. Rena menatap kedua mata Azka, mengangguk pelan meyakinkan bahwa apa yang dikatakannya tadi memang benar.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ia memahami betul bagaimana gerak-gerik sahabatnya. "Dih, orang gak papa. Liat, deh, Ya, senjanya cakep ya. Perpaduan orange, ungu, sama kuning yang keliatannya jelek, tapi nyatanya indah di pandang mata. Anginnya juga sepoi-sepoi, gak terlalu rame juga, betah udah disini," ujar Kyra mengalihkan pembicaraan. Kyra mengajaknya untuk memandangi langit sore menjelang malam, tak lupa juga menikmati angin-angin lembut yang mengelus tubuhnya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Hm, tampak menggoda. "Kalau kata temen gue sih, Argan emang dingin. Cuma gue juga baru tau tentang sikap aslinya. Ternyata lebih dingin dari yang gue kira," ujar Riri dengan kekehan di akhir kalimat. ••• Bugh! "Huaaaa! Capeeeekk!" keluh Lea begitu punggungnya menyentuh kasur yang empuk. Gadis itu menggerakan tangan dan kakinya seperti katak.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai ours
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status