Dikejar Cinta Mantan Suami
tegasku padanya.
“Ok.” Mas Haikal lalu beringsut dari tempatnya duduk. Dia membalikkan tubuhnya, memunggungi aku.
Ketika sudah merasa aman, aku lantas memberi ASI anakku, yang tampak sudah tak sabar. Senyum mengembang di bibirku ketika melihat Pasya menyusu sambil menatapku. Interaksi seperti inilah yang memberikan kepuasan tersendiri dan bangga menjadi seorang ibu. Beberapa menit menyusui anakku, tiba-tiba naluriku mengatakan kalau ada sepasang mata tengah mengawasi. Aku menoleh ke arah mas Haikal, dan benar saja dugaanku. Aku melihat saat ini mas Haikal sedang tersenyum sambil menatap ke arahku dan Pasya. Sial, dia mengintip!