Pendekar Bukit Meratus
Baru saja akan balik, dua orang yang dia tolong ternyata sudah ada di depannya, mereka kini sudah sehat wal afiat, kagum juga Pangeran Daha, dalam waktu singkat mereka sudah sehat lagi.
“Terima kasih tuan penolong, namaku Agu alias Pendekar Pemarah haturkan terima kasih!” Pendekar Pemarah rangkapkan tangan di dada.
“Namaku Palo, atau dijuluki Pendekar Pisau Sakti, juga haturkan terima kasih, siapakah tuan penolong ini?” kata Palo, menyambung ucapan rekannya tadi.
“Aku…di juluki Pendekar Pedang Rajawali,” sahut Pangeran Daha.