Ketika Istri Berhenti Peduli
Ibu mencebikkan mulutnya tanda kurang senang karena penolakan Mas Arman.
"Tapi, Man. Pampersnya Diki juga sudah habis," elak Ibu lagi membuat alasan. Padahal aku lihat sendiri jika pampersnya Diki masih ada banyak di kamar.
"Nggak papa, Bu. Nanti ambil pampersnya Daffa aja. Kan ukurannya sama," timpalku yang semakin membuat Ibu kesal.
"Diam kamu! Ya bedalah, Diki itu pakai pampersnya merk mahal. Kalau punya Daffa pakai, malah buat Diki iritasi," elak Ibu lagi masih kokoh dengan pendapatnya.