Sandal Putus
*****
Saat heels yang kupakai menyentuh lantai kafe itu, mataku sudah bisa menangkap sosok Tiwi dari sudut ekor mataku.
Tampilan Tiwi terlihat pucat, jerawat yang meradang memenuhi kedua pipinya. Ia coba warnai bibirnya dengan liptint oranye, tapi tetap tak bisa menutupi aura gelap di wajahnya.
Rupanya Tiwi tidak datang sendiri, ada Andre suaminya, dan juga sosok tua itu, ibu mertuaku.
Melihat wajah ibu yang semakin penuh dengan guratan usia, hatiku sempat terbersit iba. Namun dalam sekejap tertutupi lagi oleh rasa benci yang tiba-tiba mengusik kembali.
Bab Populer