Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menjadi Milikmu

Terpaksa Menjadi Milikmu

Bagaimana bisa ia masih memihak pria itu yang jelas-jelas kelakuannya sudah seperti monster. Tiba-tiba suara langkah kaki yang tajam di lantai mengalihkan perhatian Sadia. Ia menoleh dan di sampingnya berjalan seorang wanita muda mengenakan sepatu hal tinggi berwarna hitam. Gaun tanpa bahu yang dikenakannya seolah dengan sengaja memperlihatkan bagian atas dadanya lebih dari yang seharusnya terlihat. Rambut cokelat keemasannya terjuntai indah di punggungnya. Wajah dengan netra indah dan bulu mata lentik, hidung mancung, dan bibir tebal nan ranum. Entah kenapa, semua itu membuat Sadia merasa cemburu. Ia bertanya-tanya, ini kah wanita yang selalu bersama Husam itu?
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

“Tidak, Mbak. Saya perawat. Perlu yang flat saja.” “Oh, begitu. Nah, ini yang flat. Bagus dan mewah.” Pramuniaga tersebut menyambar deretan terakhir dari ujung rak. Sebuah sepatu kulit berwarna hitam dengan model pantofel wanita yang klasik. Aku syok menatap harganya. Tiga juta! Sebulan gajiku. Ragu-ragu aku mencoba sepatu tersebut. Nomor 38 sesuai dengan ukuranku. Sedang! Rasanya nyaman sekali berpijak dengan sepatu ini.
9.875.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Kotak itu berisi sepasang sepatu pantofel yang terbuat dari kulit asli berwarna hitam. “Ternyata seleramu bagus juga. Kau pasti telah mengumpulkan beberapa bulan gajimu untuk membeli sepatu ini,” Lu Fen Fen mencemooh. “Tapi karena suami payahmu itu belum juga datang—“ Dia kemudian mengangkat tinggi sepasang sepatu tersebut hingga mampu dilihat oleh semua orang yang ada di halaman. “A—apa yang akan kau lakukan?” Lu Wan Wan terkesiap. “Itu bukan milikmu! Cepat kembalikan!”
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai pantofel wanita hitam
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
GAIRAH LIAR IBU TIRIKU

GAIRAH LIAR IBU TIRIKU

Stelan jas dan sepasang pantofel hitam mengkilat yang dikenakan oleh pria itu merupakan barang-barang mewah yang harganya sangat mahal. Wajahnya tampan dengan sorot mata yang tegas, rambut hitam tebal, kulitnya kecokelatan, bola mata kebiruan dan bulu halus yang tumbuh di sekitar dagu lancip sampai ke rahangnya.
1053.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
The Wedding Dress [INDONESIA]

The Wedding Dress [INDONESIA]

ucap Jeffrey menatap Yuna bangga. Pria itu menyerahkan kotak lagi untuk Yuna. Sama dengan kotak sebelumnya, 'Dior'. Bedanya, kotak kali ini cukup tinggi dan lebar. Perlahan Yuna membuka kotak itu, "Sepatu," gumam Yuna. Benar. Sepatu dengan hak tipis kurang lebih 10 cm, berwarna hitam dengan pengait uliran memanjang ke atas. Benar benar mewah.
9.96.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

“Bastian yang memintaku bawakan ini. Dia bilang, senjata seorang pejuang bukan cuma pena, tapi juga tumpuan kakinya.” Savita membuka kotak itu. Sepasang stiletto hitam dengan tinggi sepuluh sentimeter dan ujung yang sangat lancip. Dia menelan ludah. Ini adalah tantangan fisik terberatnya setelah operasi. Kakinya masih sering terasa kaku untuk berjalan lama, apalagi menggunakan hak setinggi ini. “Mbak yakin bisa pakai itu? Mbak kan baru aja lepas tongkat seminggu lalu,” tanya Maia cemas.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
BUKAN RAHIM SEWAAN

BUKAN RAHIM SEWAAN

Hentakkan high heels berukuran 5 cm itu tengah menapaki lantai mengkilap di sebuah Bandara Internasional di Indonesia. Lalu wanita berambut hitam pekat itu pun menarik troli bag berukuran sedang sambil membuka kaca mata hitam yang membingkai bola matanya.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Si Hebat Jack Morland

Si Hebat Jack Morland

Terlihat sekali begitu banyak sepatu bagus terpajang di sana. "Kau mungkin akan menyukai salah satu dari koleksi itu." Tobias berkata pelan tapi bisa didengar oleh para karyawan yang menyapanya dengan hormat. Jack pun memasuki area pertama dan melihat-lihat. Dia mengambil sepatu hitam dengan merk G-3 yang memiliki loko di bagian pinggir kanan. Desainnya cukup menarik dan tidak berlebihan sehingga Jack cukup tertarik. Dia lalu melihat label harga dan langsung melotot kaget.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Paman Presdir

Istri Kesayangan Paman Presdir

Saat Zelda mencocokkan dress tersebut ke tubuhnya, dress itu hanya mampu menutupi paha atas–sekitar lima belas atau dua puluh senti dari lutut. Kemudian dalam kotak tersebut juga ada heels runcing berwarna hitam, serta sebuah parfum dan juga lipstik berwarna merah. "Oh, Tuhannnn!" keluh Zelda, terduduk lemas dan frustasi di lantai. "Jika aku tolak, every hour every minute every second akan terjadi padaku," menolong Zelda, meratapi nasib dengan raut muka masam dan sepat.
1069.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Tergoda Gadis Muda

Tergoda Gadis Muda

"Pelan-pelan saja. Ada ibu yang menjagamu." "Bagaimana kalau pakai sepatu ini aja. Pasti cocok." "Sepatu apa?" Lala mengambil kardus sepatu di atas lemari coklat miliknya. Sepatu hitam pantopel dengan model pita di depannya. "Kalau ini aku bisa," ungkap Lala. "Baiklah, kalau begitu. Pakai yang ini aja." Tunjuk Eni mengalah. Daripada Lala terjatuh lebih baik mencari solusi lain.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai pantofel wanita hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status