Tebusan Sang Don Kejam
Matanya berkilat marah.
Melihat respons Kaera yang seolah hendak melawan, seorang pria berbadan tegap yang diyakini oleh Kaera sebagai pengawal sang pria kaya itu, maju hendak mencengkeram lengan Kaera. Tetapi, gerakan gadis berusia 21 tahun itu jauh lebih cepat. Dengan sigap, Kaera menghindar, menangkap pergelangan tangan sang pengawal, lalu memelintirnya ke belakang hingga pria besar itu memekik.
“Awww!! Ampun Nona... Lepaskan!” teriak pengawal itu kesakitan, terkejut dengan teknik bela diri pelayan kafe ini.