Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mr. Park Revenge (Indonesia)

Mr. Park Revenge (Indonesia)

Anak buahnya sudah di tugaskan Boy sebagai pengawal dibeberapa perusahaan milik Loey da nada beberapa orang yang masih ditugaskan untuk mengawal mansionnya. Setelah mengganti pakaiannya dengan kemeja hitam dan celana jeans hitam miliknya, Loey kemudian menggulung lengan kemejanya sampai siku, lalu ia mengambil kaca mata hitamnya dan kemudian keluar dari mansionnya dengan mengendarai salah satu mobil miliknya. Sebelum pergi ketempat tujuannya Loey mampir terlebih dulu ke toko bunga untuk membelih setangkai bunga mawar.
9.311.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Kiara yang mengedarkan pandangan apa yang Bara lihat hanya tersenyum. “Makasih, ya, Bara” Saat memasuki bangku kemudinya lagi, Kiara bingung dibuatnya saat melihat apa yang dibawa Bara tidak sesuai ekspetasinya. “Kok gak beli permen kapas, Bar? Bara lupa ya apa kesukaan Kiara?” Bara hanya tersenyum menghadap wanitanya, lalu mengatakan “Kita ganti jadi lolipop ya, Ki. Biarin permen kapas berlalu sama masa lalu kita. Bara gak mau kehilangan Kiara lagi”
3.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH #PART_26 'Renita ... Setelah pergi dari rumahmu, Tuhan banyak menegur Ibu. Hanya saja Ibu masih terlalu larut dalam ego. Maaf jika semua terlambat, Ibu ingin meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya padamu. Ibu tahu, sikap ibu sudah keterlaluan. Ibu sudah mendzolimi kamu. Meski hanya lewat secarik kertas ini, Ibu ingin menyampaikan permohonan maaf yang benar-benar tulus dari dalam hati ibu.
9.5234.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.9K kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Apa karena Ibu adalah vampire? “Tentu saja. Kau mau membeli banyak mainan, bukan?” balas Ibu dengan senyumnya yang manis. Aku lalu mengangguk dan memeluk Ibu. Ibu pun membalas pelukanku dengan erat dan setelahnya kami bermain Bersama. “Tamara! Lihat! Ada kupu-kupu!” “Kupu-kupu?” “Iya, kemarilah!” “Wah!”
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Kelabu

Kelabu

ucapku sambil menunjuk kantung plastik yang kuletakkan di atas meja semalam. Leo segera berbalik dan mengambil plastik berisi kotak itu. Dia duduk disampingku dan segera membuka kotak itu. Aku tertawa melihat wajahnya yang terlihat sangat senang saat melihat isinya. “Bolu cokelat!” serunya. “Tapi bolunya sudah dingin.” Aku memasang wajah memelas sambil mengerucutkan bibirku dengan sengaja.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
CherryLova

CherryLova

Lova tersenyum puas, rupanya dia kali ini beruntung karena Jun sangat mudah dibohongi. "Eemm... Rumah kamu dimana?" tanya Lova kemudian. "Oh, aku tinggal di apartemen Bougenville, gak terlalu jauh kok dari sini!" jawab Jun. "Apartemen Bougenville," gumam Lova, kemudian pelan-pelan ia meraih handphonenya di dalam tas tangan yang ia bawa. Lalu mengetikkan pesan ke Barna tentang tempat tinggal yang baru saja Jun sebutkan.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Posisinya sekarang membungkuk dan menungging ke depan. Ariana menatap ke belakang, Ken Anyu meremas bokongnya sambil terus menusuk lubang intimnya. “Ariana, keluarkan lagi, ah, ah, ah, hah, hah, aku akan membuatmu tidak pernah bisa melupakannya seumur hidup!”
719.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Lalu, mereka berdua pergi menuju ruko yang akan dikontrak. *** “Bagaimana, Mbak? Bagus kan tempatnya?” tanya Azam setelah cukup lama mereka melihat-lihat. Sebuah ruko berukuran 4x6 yang letaknya di seberang pasar bisa dibilang cukup strategis. Apalagi dalam radius tiga kilo meter dari tempat tersebut belum tak ada warung makan. Memang ada yang menjual, tapi hanya berupa makanan cepat saji yang tak memiliki banyak varian menu.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Adrian sudah dapat merasakan penyesalannya karena ia harus ikut makan siang ini bersama dengan keluarga lengkapnya. Memasuki lobi utama, hal yang pertama kali tertangkap oleh mata adalah lantai dari petak-petak marmer putih gading, tiang-tiang baja ramping melengkung menahan puluhan potongan kaca yang berbentuk kubah, cahaya menembus masuk serta memberikan pemandangan langit dan tepat di pusat kubah, tergantung sebuah lampu kaca yang besar. Di ujung, tangga dari besi bermotif sama rumitnya dengan pintu utama, saling berpilin menuju balkon lantai dua dan seterusnya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa END Enam bulan kemudian. “Mbak, ini kerupuknya digoreng nggak ngembang, jadi saya balikin, ya.” Aku dan Santi saling pandang. Masih bingung dengan maksud Bu Lisa, tetangga baru kami. “Baru diambil dikit, kok. Baru sekali ngegoreng. Nih,” Bu Lisa meletakkan bungkusan kerupuk mentah di meja yang berisi dagangan lain.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 982 kali sebagai buah lo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status