Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia Pewaris Culun

Rahasia Pewaris Culun

Kenzie pun tidak segan untuk mengambilnya meskipun berada di tumpukan sampah. Sepasang mata kehijauan Kenzie terlihat berkaca-kaca, hingga dia menemukan satu kertas kecil meskipun bunganya telah rusak. Satu kertas dengan gradasi warna pink sesuai dengan plastik dari buket bunga yang Rion pesan.
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Mayang mendorong perlahan kursi roda Bu Mitha melewati butik demi butik. "Ke situ." Bu Mitha menunjuk satu butik bergengsi dengan logo dua huruf C yang saling membelakangi. Kedua mata Mayang membola. Bu Mitha ingin membeli pakaian di butik Chane* rupanya. Mayang mengangguk dan mengikuti instruksi Bu Mitha. Mayang mendorong kursi roda menuju butik termahal setanah air sepertinya.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pesta Pembuahan

Pesta Pembuahan

Meskipun sedang sibuk menyesap minuman di gelas highball, matanya tetap saja terpaku padaku. “Selamat datang di pesta pembuahan.” Lantunan suara merdu yang bersumber dari pusat ruangan menggema memberi sambutan. Ametika Putri, biasa dipanggil Madam Ame yakni, wanita yang sudah membesarkan sahabat seperjuanganku sejak di panti asuhan hingga sedewasa ini. Beliau berjiwa independen sehingga enggan berkomitmen dalam bentuk apapun. Selain itu sifatnya yang teguh pendirian, tegas dan dermawan, menjadikannya sosok yang dipuja-puja banyak orang. Jumlah koneksinya di seluruh dunia tak terhingga. Aku begitu mengaguminya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Selamat siang, selamat datang di Hanabee. Ada yang bisa saya bantu?” “Saya mau satu buket bunga, agak besar,” jelas Kai. “Bunganya bunga apa?” Perempuan yang mengenakan apron tersebut melangkah keluar dan menghampiri Kai. “Mawar putih dan baby breath.” “Ada warna khusus yang diinginkan untuk kertasnya?” “Oh, nggak ada. Warna cokelat muda kayak yang waktu itu saya beli juga bagus.”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Istri Bayangan Milik Tuan Muda

Buket bunga itu tampak sangat mencowok dan spesial karena dirangkai jauh lebih cantik daripada dua buket lainnya. "Untuk anak manisnya Papa," ujar Sakti begitu masuk ke dalam mobil. Seiring dengan mobil yang kembali melaju pergi, Sakti mencoba membantu Ginata menggenggam dan memeluk buket mawar berwarna kecil itu, sebelum kemudian ia pun beralih menatap Citra. "Dan ini untukmu. Bunga ini bisa kamu gunakan untuk ditaruh di atas pusara Argantara."
1032.3K viewsCompletedAdded to Library 839 Times as pap buket bunga
Read
+Library
GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

"Ini Bu." Lelaki itu menyerahkan sebuah standing buket bunga besar dengan isi mawar merah segar, uang seratus ribu rupiah berlembar-lembar, dan beberapa batang coklat silverqueen. Berbungkus kertas cellophane berwarna hitam dan putih bening. Dan menggunakan penyangga kayu. Mata Hesti membulat melihat buket bunga yang dibawa oleh kedua kurir tersebut.
24.0K viewsCompletedAdded to Library 887 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri Kontrak sang Billionaire

Istri Kontrak sang Billionaire

"Apa tidak apa-apa jika kita datang tanpa membawa sesuatu?" "Aku sudah membeli buket bunga dan juga buah kesukaan ibuku." Ucap Arion sambil membuka bagasi belakang mobilnya. Tangan nya mengeluarkan sebuah buket bunga besar berisikan bunga aster, dan juga buah melon dengan ukuran raksasa. Rasanya baru kali ini Alena melihat buah melon sebesar itu. Arion menggandeng tangan Alena dengan lembut dan menuntun wanita itu untuk berjalan dibelakang nya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as pap buket bunga
Read
+Library
PURA-PURA JADI SUPERSTAR

PURA-PURA JADI SUPERSTAR

Tangannya memamerkan buket bunga berukuran besar dengan hiasan bunga aster dan dikelilingi oleh bunga mawar merah yang indah. Aster terpukau melihat buket bunga itu. Langkahnya mendekati Sakura dan dia duduk di tepian kasur. Sakura memberikan buket bunga indah itu untuk Aster. “Dari siapa coba?” goda Sakura. Dia tersenyum jahil pada Aster.
5.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Buket bunga itu jelas bukan buket bunga yang murah. “Gue kira paket wallpaper gue yang dateng. Tahu-tahunya buket buat lo, Mel,” kata Lea dengan tatapan kagum setelah menghitung ada 99 mawar merah di buket indah itu. “Tuh orang kenapa ngeyel banget, sih?” geram Melati setelah membaca kartu ucapan di buket mawar merah itu. Lea terkekeh lalu bertanya, “Tuh orang siapa sih, Mel? Lo punya gebetan kok nggak bilang-bilang ama gue?”
102.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
964 viewsOn holdAdded to Library 30 Times as pap buket bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status