Godaan Mama Muda
“Kayak Papa lindungi aku dan Mama. Papa suka?”
Radit mengambil gambar itu, matanya melembut. “Suka sekali, sayang. Papa akan pasang di dinding kamar Papa, supaya setiap hari ingat.”
Maya meletakkan secangkir kopi di depan Radit, tangannya menyentuh bahu suaminya sebentar, sentuhan hangat, penuh kasih.
“Minum dulu. Dokter bilang kamu harus banyak istirahat. Terapi pertama kita jadwalkan besok sore.”