Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alice

Alice

Dirga menutup pintu kasar ketika Yunita sudah pergi dari kamarnya. Ting! Dirga mengambil ponselnya disaku bajunya, tubuhnya kaku, nyawanya serasa tercabut dan.... Nafasnya tercengat. 0878764456119XXXX: Dir, ini Papah. Besok papa udah di Indonesia mau ketemu sama mama dan adik kamu, boleh? *** Plak! Prank!
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Misteri Asmara Bella

Misteri Asmara Bella

Senyumnya luntur, matanya memancarkan ketakutan. Brak! "Siapa yang suruh kamu main, Gery?" tanya Papa Mahendra, ayah Gery yang sedari tadi fokus dengan ponselnya. Namun, telinganya mendengar jelas percakapan anak dan istrinya itu. Gery menatap Papanya takut. Tanpa sadar tangannya saling memilin. "Aku bosan di rumah, Pa. Aku di sana cuma main PS aja kok, nggak aneh-aneh."
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

"Silakan langsung ke ruangan di sebelah kiri, Bu." Kara menerima sambil berjalan menuju ke ruangan pemeriksaan. Ia menggerutu kesal, Garvin memasukkan pap smear, dan vaksin HPV. Baik sekali ia melakukan itu, sedangkan yang sering melakukan dengan pasangan tidak sah justru Garvin. Menyebalkan, tapi tak apalah setidaknya Garvin melindungi diriku. Bukankah dia harus merawat Kara Garvita dengan baik.
9.98.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Rumah Tanpa Sosok Papa

Rumah Tanpa Sosok Papa

Ronaldo berjalan mengelilingi seisi rumah seperti hantu tanpa arah. Di kamar tidur kami, sisi lemari pakaianku sudah kosong. Botol-botol parfumku pun sudah hilang dari atas meja rias. Di kamar Susan, ranjang kecilnya tampak sudah dirapikan dengan balutan seprai baru. Tidak terlihat tas ransel dan boneka binatang miliknya. Gambar dari krayon bertuliskan: [Papa, Mama, dan Susan di Pantai] pun telah hilang dari dinding. Hanya menyisakan sebuah bekas samar berbentuk persegi panjang dari cat dinding yang tidak memudar.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Sesungguhnya Aku Bukan Suami yang Miskin

Sesungguhnya Aku Bukan Suami yang Miskin

Kegundahan di wajahnya tak mampu ia hilangkan. “Pap,” ucapnya melalui ponsel. “Noni saat ini masuk rumah sakit.Iya, Pak. Di Rumah Sakit Medica. Le-leukemia, Pak. Stadium dua. Iya, iya, Pap. Iya aku tunggu, Pap.” Radit memutuskan kontak telepon sembari menunduk dan memejamkan kedua matanya. Air matanya tumpah ke dalam dan suara tangisnya pun menggema dalam ruang batinnya.
1016.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Sedangkan Mamah masuk ke dalam menenangkan diri. "Mang, malam tadi kenapa kamu tidur?" tanya Papah. Di pos satpam, memang di sediakan cctv, yang tersambung langsung, ke tivi di rumah Papah. "Maaf, Tuan. Saya sering ketiduran akhir-akhir ini, saya juga bingung." "Besok saya akan mencarikan teman, untuk bergantian jadwal kerja sama Mamang."
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

ucapku malas. Akhirnya kami berdua bersama tiga orang sepupu Mas Reno berjalan menuju taman. Langkah kami terhenti saat terlihat Papi turun dari lantai dua. "Bulan kenapa, Ren?" tanya Papi. "Pendarahan katanya, Pi," sahut Mas Reno. "Nekat, sih, udah dibilangin dokter buat jangan aktivitas berat malah ke sini. Cari penyakit emang!" omel Mas Reno.
10112.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 31 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Mengendarai roda dua kesayangan untuk jarak tempuh yang tidak terlalu jauh membuat Alsaki sampai tujuan dengan cepat. Senyum lebar menghias sudut bibir begitu saja ketika pria berstatus papa muda itu memasuki rumah dengan semangat empat lima. "Assalamu'alaikum ...," sapanya setelah membuka pintu dan melangkah menuju ruang tamu.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

yang ini kamu lupa juga? ‘’Coba lihat aku bongkar lagi file laporan data digital kamu tentang pemakaian apartemen kamu yang disewa Rita. Nih, lihat ada rekaman cowok kesakitan di ruang tamu. Ini ada video gambar pemandangan kamar mandinya. Di lantai kamar mandinya ada bola-bola kristal. Ini di ruang tamunya ada tas cowok itu. Di dalamnya ada paspor hijau atas nama Hendrikus Robo, orang Kupang,’’terang Tubagus. ‘’Hih? Gue lupa banget. Sampe nggak ingat apa-apa masalah ini?”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta

Kontrak Cinta

Mahesa tidak sanggup untuk hal itu. “Berapa lama, Sa?” tanya Mama yang sudah kembali bergabung dengan sepiring apel kupas di tangannya. “Paling cepet enam bulan, Ma. Mungkin bisa juga sampai setahun.” “Duh, kalian baru aja barengan setelah Dira ke Paris. Sekarang ganti kamu yang ke Papua. Pa, coba pake koneksi Papa ke kampusnya Mahesa.” “Enggak usah, Pa,” tolak Mahesa. “Aku enggak mau dapet perlakuan khusus yang nantinya malah bikin nama Indira jadi jelek.”
9.751.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status