Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
"Ah, bohong! Kamu pasti cuma ingin menghiburku aja!“
Pram merasa terpojok. Ia tahu Sisil sedang memancingnya untuk membuktikan seberapa besar pengaruh foto tersebut terhadap kejantanannya.
Pram melirik ke bawah, ke arah celana pendeknya. Di sana, tongkat baseball miliknya memang sudah kembali mengeras dan menegang hebat, menciptakan tonjolan yang sangat jelas.
Akhirnya, dengan terpaksa, Pram menekan tombol kamera di aplikasi pesannya. Ia masih dalam posisi berbaring di ranjang tipisnya.
Ia mengarahkan lensa ponselnya tepat ke arah bagian celananya sendiri, di mana meriam besarnya terlihat sedang meronta-ronta ingin lepas dari balik kain segitiga dan celananya.
Cekrek!