Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

Namun soal penampilan, Radin dan dirinya berbanding terbalik. Ramon adalah seorang pria rupawan berkulit mulus, putih dan bersih. Teriknya sinar matahari membuat kulitnya berubah menjadi kemerahan, namun hal itu tidak mengurangi ketampanannya yang mengingatkan Rania pada salah seorang aktor Jepang yang bermain dalam versi live action serial komik Jepang paling terkenal di dunia. Rania sebenarnya kurang menyukai janggut tipis melengkung di rahang Ramon yang tampak seperti igambar dengan spidol, namun hal itu tidak mengurangi kekaguman Rania pada penampilannya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Ia sengaja tak mengucapkannya, karena tahu itu pertanyaan yang tak pantas diucapkan saat ini. “Bukankah sudah aku katakan… Bagas bukan laki-laki baik. Dia itu iblis berkedok manusia.” --- PRANGGG! Gelas pecah berhamburan, terlepas dari tangan Mak. "Bu, ada apa?" suara seorang perempuan terdengar, wanita sekitar 37 tahun bergegas menghampiri Mak. Saat itu Mak sedang berjualan makanan di pinggir jalan, mengandalkan gerobak tua untuk menyeduh kopi pesanan para tukang ojek dan pedagang sekitar.
9.314.1K viewsCompletedAdded to Library 549 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

atau Jangan-jangan Melati itu bukan Agni? terus bagaimana dengan anak kecil bernama Daniel yang sangat mirip dengannya. Pria itu dengan cuek melepas kemejanya dan melemparnya serampangan. Melati membuang wajah. Meski insting kewanitaannya tergiur melihatnya, tetapi dia tidak akan tergoda. Dan permainan berlangsung. Melati selalu berhasil memasukan bola, berbanding terbalik dengan Dani yang sekarang sudah tidak mengenakan apa-apa lagi karena selalu gagal. Pria itu kemakan dengan taruhannya sendiri.
9.9209.0K viewsCompletedAdded to Library 7.9K Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

Tak lama, datang lah wanita paruh baya dengan rambut merah dan tinggi 180cm itu ke arah nya sembari membawa nampan “Player baru ya? Mari ikuti saya...” ajak wanita itu kepadanya. Iena hanya menuruti apa yang wanita itu katakan dan berjalan ke sisi ruangan. Dan lagi, dia dibuat heran. Terdapat tulisan 'Register' di papan itu. “angkat tangan kanan lu” suruh pria yang suaranya entah datang dari mana “Perkenalkan saya Meary, selamat datang di Perfect Game”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ia tahu Supri pasti masih tidur, walaupun hari sudah sesiang ini. Gedoran ke sekian kali, gagang pintu bergerak. Seorang pemuda berkulit gelap, bermata sembab dengan rambut acak-acakkan muncul. “Eh, Mak,” katanya mengucek mata yang sembab. Tanpa bicara, tubuh Mak menyelip masuk rumah, melewati lelaki berperawakan kecil yang menatapnya bingung. “Supri, tolong, Mak. Nilam pulang dan ketemu ..." Mak mengatur napas. “ketemu orang itu tadi!”
1027.5K viewsCompletedAdded to Library 605 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Suasana kaku dan dingin terpancar dari sikap mereka. Ajeng menghapus air matanya. Menatap mata Ibunya dalam dan akhirnya mengangguk pada Penghulu. Penghulu menatap mata Ajeng. Meminta penegasan. Semua orang tahu nilai sepuluh ribu itu sangat kecil, kecuali dua belah pihak telah menyetujui tentang mas kawin tersebut. "Silahkan dilanjutkan Pak, akadnya." Sekar menjawab pertanyaan Penghulu.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

ungkap Wirya. "Pasukan kita juga dapat kiriman orang tambahan dari Patrick Fillmore, Damian Vassiliev, Philips dan Maxwell Beauregard. Mereka punya urusan masa lalu dengan keluarga Macaire dan Neil Maverick." "Selain itu, juga ada bantuan beberapa pendekar kung fu dari klan Vong di Thailand. Kalian pasti sudah kenal sama Loko, dan teman-temannya," tukas Wirya yang langsung disoraki penonton.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

jawab lelaki itu. “Izin melapor, hamba Ki Ageng. Sesepuh di desa Serjamulya. Prajurit pembawa dokar telah meninggal karena terluka selama pengejaran. Ia terkena anak panah tepat di dadanya. Sementara sang dayang sedang dirawat di rumah Pak Beni, salah satu warga kami, keadaannya masih sangat lemah” “Apakah anda mengetahui keberadaan dan kabar putra pangeran?” tanya Raja. Sang permaisuri terlihat sangat menunggu jawaban Ki Ageng.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

ujar Langit tersenyum sinis, sambil mengepalkan tangannya. Di depan mereka diantara lampu-lampu temaram, berdiri satu sosok tinggi besar dengan tampilan hitam-hitam, menggunakan masker hitam yang menutupi hampur seluruh wajahnya, dengan rambut yang panjang berkibar seolah tertiup oleh angin. Dialah sosok yang di cari oleh Langit selama ini. Dia adalah Macron Sang Manusia Kelelawar!
9.272.3K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as pemain mak lampir
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Tanpa berlama-lama, aku segera meraih map berwarna biru tua itu yang terletak di sisi meja kayu beralaskan kaca bening. Benar saja, lagi-lagi kaki ini sudah kugerakkan entah kenapa mendadak bisa begini. Astaga! Terlihat oleh ekor mata tampak sosok bayangan hitam melintas bagai kilatan cahaya menembus dimensi lain. Sesaat kemudian seperti ada yang mendorong pintu terdengar dari deritanya di telingaku. Sementara badanku masih membelakanginya dan enggan untuk ku toleh.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as pemain mak lampir
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status