Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!
Hanazawa Easzykata kata rumahkumenjemput rezekisementara dimas mrumah dimas
Ia menyipit , mengulik wajah gadis itu lekat-lekat, mencari tanda-tanda bahwa dia hanya bermain-main dengannya.
"Nggak berani?" tantang Cinderella sambil mengerlingkan sebelah mata.
Dani menelan ludah. Dia tahu ini gila, tapi bukankah sejak dulu Cinderella adalah kegilaannya yang tak bisa ia tolak?
Dani tersenyum miring. "Baiklah, kalau begitu… kita mainkan peran kita. Jangan menyesali ucapanmu, Nona Cinderella. Kamu yang memintaku melakukan ini."