DILEMA DUA HATI
Lagi pula isinya masih banyak, ia juga melirik jam tangan, sudah waktunya pulang sebelum malam beranjak.
“Fahmi, ada sedikit nasehat dariku untukmu,” ujar Maira dan pemuda itu meletakkan kentangnya. “Santai saja, sambil makan juga bisa kau dengar. Begini, jadilah kuat, kalau kau lemah kau akan ditindas terus, aku tak selalu bisa ada di sini. Sebentar lagi juga aku akan pulang. Rumahku bukan di kota ini. Kau punya ibu dan adik yang di mana kau menggantikan ayahmu sebagai kepala keluarga. Jangan mencuri, bekerjalah walau kau harus menangis karena kelelahan. Kemiskinan memang mendekatkan kita pada kekufuran, tetapi orang-orang miskin juga nanti di akhirat paling banyak bersama Rasulullah. Kau b
Bab Populer