Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Kini setelah wadah dantian berliannya sudah kosong, energi Qi yang ia kumpulkan dari umurnya 3 tahun telah hilang. Penatua berambut putih membersihkan bekas air ludah yang menempel di wajahnya, ia hanya tersenyum sinis, lalu mengeluarkan magis nya dengan mengangkat tangan dan mengarahkan jari telunjuknya ke arah Ho Xiuhuan, dengan seketika badan dari Ho Xiuhuan terangkat dan melayang di udara, kemudian ia mengangkat batu kecil lalu di sentil untuk mengarahkannya ke titik meridian Ho Xiuhuan agar mulutnya kaku dan akhirnya diam. "Aku adalah hewan magis setingkat level 12 apabila di lihat dari level Pendekar. Aku adalah utusan dari leluhurmu dan sudah terikat kontrak dengan leluhur mu itu. Aku
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 858 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Istri Ketiga Pengusaha Kaya

Istri Ketiga Pengusaha Kaya

ucap Tuan Abdul. "I--iya, tetapi bukan begini caranya." Namun Abdul tidak peduli, ia terus mendekat dan memeluk istrinya. Nada pun meronta meminta agar dilepas. "Sadar, Tuan, saya sedang haid!" pekik Nada memperingatkan. "Bukankah kamu yang minta ML?" "Iya, tapi bukan ML seperti ini!" "Lepas! ML itu mobile legends, Tuan! Permainan online yang melibatkan banyak orang!"
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

“Pandora ....” “Boleh aku bicara berdua denganmu?” “Sebentar saja.” Ketukan luar dan suara Avanthe menarik Pandora untuk mengerjap. Dia benar – benar tidak sadar apa yang telah dilakukan. . . . Vote dan komen, ya. Kalian tim mana ... King kong atau Panda?
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

POV Siska. "Jaga ucapanmu, wanita! Siapa kamu, bisa mengatai calon istriku sebagai wanita murahan?" Aku tertegun. Laki laki yang sedari tadi diam dan memerhatikan, kini bangkit dan berdiri. Lalu, merespons tak suka pada perkataan yang meluncur begitu mulus dari mulut si Klinik Naura. Apa laki laki yang sudah kuketahui bernama Angga ini sedang membelaku di hadapan si Klinik Naura dan tunangannya, Rey?
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Pesona Janda Penakluk CEO

Pesona Janda Penakluk CEO

Dia sangat sakit hati sekali. "Sudah ya! Kami harus pergi!" Anggara membuka pintu mobil, memasukan tas ranselnya ke dalam kursi belakang dan kembali menutupnya. Sedangkan Denada berjalan ke sisi lain mobil, tatapan sinis dan meremehkan perempuan itu begitu kentara. "Untuk surat cerai dan lain sebagainya, kamu tidak perlu khawatir, biar aku yang urus. Kamu duduk santai saja di rumah, oke!"
2.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Jodoh Tak Terduga

Jodoh Tak Terduga

Agar aku bisa langsung berlari menemuimu. Hahaha ... Naima sampai mau keluar air mata, lihat pesan si Bos yang sudah mirip adegan Dilan 1990. [Jangan rindu. Ini berat. Kau takkan kuat. Biar aku saja.] Naima mengirim pesan balasan. Si Bos video Call "Assalamualaikum, kesayangan Abang." Hahaha ...resminya kayak bukan di kamar sebelah. "Waalaikumsalam, kesayangan Adek." Ferdi sampai menutup mulut karena ingin tertawa.
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 821 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Ibu, CEO Tampan itu Ayahku!

Apa dia mau menarik perhatian semua orang? Nanda dan Yolanda sama sekali tidak menyadari sikap Tanya yang berwaspada. Bahkan, Nanda tidak meremehkan Yolanda lagi. Dia mendekati Yolanda, lalu menunjukkan ponselnya dan berujar, "Benar, lihat ini. Aku benar-benar merasa puas melihat Juanita dihujat!" Mendengar perkataan Nanda, Tanya yang terlihat tenang akhirnya mulai penasaran dan bertanya, "Um? Apa yang mereka bilang?"
9.334.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 959 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Sahabat Jadi Cinta, Why Not?

Sahabat Jadi Cinta, Why Not?

Panji lagu dangdut Pantura yang pernah hits. “Diam elah, Ji!” Rama kembali melempar bantal bola tadi. “Tahu nih anak. Balik aja deh sono lo!” usir Damar sembari mencomot satu slice pizza. Rheyner asyik memainkan ponsel tanpa peduli keributan di sekitarnya. Layar ponsel memperlihatkan percakapan Rheyner dengan Nadira. Pesan terakhir adalah pesan Rheyner semenit lalu yang belum dibaca oleh Nadira. Rheyner menanyakan di mana Nadira berada.
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

Menandakan dunia sudah beralih siang. Dikuceknya mata berulang kali agar dapat melihat siapa gerangan yang mengganggu tidurnya. Nama Nadira yang tertera di layar ponselnya. “Halo, Di?” Nakula mengangkat panggilan dengan suara serak khas bangun tidur. “Naku di mana? Naku nggak papa, kan?” Pertanyaam nada khawatir langsung memberondong. “Aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja. Ada apa, Di?”
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

Bukannya yang lebih dulu beli motor itu aku? Argh, entahlah! Bisa gila aku lama-lama kalau masih saja menggubris ucapan Bu Nurma. Benar kata Sari, kalau mau diam ... maka jangan peduli sedikitpun. Kalau mau lawan, jangan pernah ragu. Bertindak jangan setengah-setengah atau Bu Nur tidak akan jera. "Ngapain sih di depan pintu sambil merem?" Dana menepuk pundakku. "Habis lihat hantu, Kak?"
104.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status