Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Dia pun menghapus dan menggantinya. [Kamu dan Joel menginap di mana beberapa hari ini? Besok aku pergi menjemput kalian pulang ke rumah.] Jeff menarik napas dalam, lalu menekan tombol kirim. Namun detik berikutnya, sebuah tanda menyilaukan muncul. Pesan yang dikirim hanya bercentang satu, tampak seperti telah diblokir. “Pong!” Kaleng soda dilempar ke lantai.
55.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
PASANGANKU MANDUL

PASANGANKU MANDUL

tanya Nia mencoba mengalihkan obrolan. "Aku mau sebulan dan ingin bersama kamu selamanya," Hendra terdengar menggoda. "Apa tidak kelamaan Mas, bagaimana dengan Mira. Kan kemarin juga dia ingin ikut karena enggak mau lama di tinggal sama kita," dengan polosnya Nia berucap. "Sayangku, kamu kok polos banget sih dan itu yang aku suka dari kamu." Hendra tertawa terkekeh.
313 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

tanya Eyang Pandunatha tenang. "Aku bosan melihat kemampuan dangkal para pendekar di Tlatah Ramayana ini. Aku masuk karena ingin sekedar bermain-main dengan para pendekar tertangguh di Tlatah Ramayana ini!" sahut ketus gadis jelita itu. Dia sama sekali tak memandang Eyang Pandunatha sebagai sepuh di Tlatah Ramayana itu. "Hahhh! A-apaa?!!"
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 956 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tanpa ragu sedikit pun, dia segera mengetik nomor itu dan menekan tombol panggil. "Halo, saya Mikha. Pak Mario yang kasih saya nomor ini. Katanya saya harus menjelaskan semuanya padamu dan ... katanya kamu pasti akan membantu. Jadi, begini ... Kak Nadine ...." Stendy awalnya masih kebingungan. Namun, saat mendengar nama "Nadine", dia langsung duduk tegak. Saat itu, dia sedang berada di sebuah jamuan makan. Negosiasi antara kedua pihak telah buntu selama setengah jam hanya karena persoalan diskon 0,5%.
9.7382.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.3K kali sebagai penanda dialog
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Baca Semua Ulasan
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

pinta Helena Caustaria dipenuhi rasa panik bercampur marah. “Mas, segera teflon Daniel.” “Iya, akan aku telpon dia,” ucap Arttha seraya mengambil HandPhone dari dalam saku celananya. Segera Arttha Caustaria mengutak-atik handphone yang berada di genggamnya untuk menelpon Daniel. [Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan...] Tiap kali Arttha menelpon Daniel selalu saja operator Telkomsel yang menjawabnya.
522 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Dia

Antara Aku dan Dia

Author padamu 💋💋 Sinokmput
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Entahlah! “Tega sekali kamu berbicara seperti itu, apa salahku sehingga ingin kamu jadikan diriku sebagai seorang pelarian?” Archand bermonolog, dan menatap gadis itu dengan tatapan tajam. Dia tak menyangka bahwa Diandra tega menjadinya dirinya sebagai pelarian. ***
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menggoda

Kala Cinta Menggoda

Daniel terkekeh, "Terserah. Mau kamu minta juga boleh. Bahkan kalau kamu mau juga boleh kok memakai tubuhku untuk menghangatkan tubuhmu." Andina mendengus lalu berdiri. Ia berjalan mendekati jendela kaca yang sanggup memperlihatkan seluruh pemandangan di kawasan sekitar hotel. Seakan takjub, ia hanya berdiri sembari mengingat-ingat apa saja yang pernah ia lihat dari siaran televisi. Daniel mendekatinya, berdiri tepat di belang Andrian. Matanya mengikuti kemana arah pandangan mata Andina.
1059.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai penanda dialog
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
jung
akhirnya tamat jga bacanya, sbenerny si masi blm ikhlas masi pengen liat kisa Daniel Dina sama si marco dan abigail... tp ya udah yg penting happy ending. awal baca novel ini tt cuma iseng2 aja tp lama2 mulai ngerti sama alur ceritany, jadinya lanjut sampe novelnya tamat, ceritanya sangat seru....
Elok Fatimah
novel yg menceritakn kisah Dina yang di paksa menikah dgn Daniel karena keinginan orangtuanya Daniel, agar kehidupan Daniel bisa berubah lebih baik lagi krena cintanya pda Dina, meski Andina belum mencintai Daniel. Tapi akhirnya bahagia, stlh melwti ujian bersma Dina menerima Daniel apa adanya.
Baca Semua Ulasan
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Mengetikkan sesuatu. "Emm, gue pengen nanya sesuatu sama elo," ujar Nadia. Kiara mengangguk. Kebetulan sekali Devan sedang pergi. Bisalah nilap bentar. Dia menghadapkan badannya ke arah Nadia. "Tanya apa?" Nadia menscrool layar ponselnya dan menunjukkan pada Kiara. "Lo kenal gak sama ini?" tanyanya. Kiara mendekat untuk melihat lebih jelas.
8.715.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai penanda dialog
Baca
+Pustaka
Sudah Kaya Tergoda Mantan

Sudah Kaya Tergoda Mantan

"Saat ini kami sedang menjajaki kemungkinan untuk bekerja sama dengan salah satu penatu terkemuka di negara ini." "Kerja sama seperti apa?" Narendra tentu melihat perubahan ekspresi lawan bicaranya karena pria itu langsung terkekeh pelan, "Tidak perlu dijawab. Saya tahu kalau tidak semua rencana bisnis dapat dibagikan." "Bukan saya tidak ingin membagikan rencana Steam Perfection ke depannya seperti apa. Tapi sebelum saya jawab, boleh saya tahu tujuan dari pertemuan ini?"
1015.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai penanda dialog
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Serenity
Haaaai~ Selamat datang di novel keduaku. Semoga kalian suka dan bisa jadi pengganti keseruan "Ternyata Kaya Tujuh Turunan" yaaa~ Selamat berkenalan dengan Baskara dan Aruna. jika berkenan boleh bintangnya biar nyala rating di atas. Jangan lupa disawer gems, yaaaa
H n H
pernah baca. tapi dulu masih bersambunh terus. akhirnya jeda lama. sekarang mulai baca ulang aja deh, biar ga lupa alur ceritanya. cerita di GN yg paling di suka. cerita ini dan yg 1 nya ... 19/1/24 , mulai baca ya..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status