Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Tolong Perlahan, Dokter Nate!

Lalu dengan suara rendah, ia berkata: “Baiklah kalau begitu.” Ariel mengernyit. “Ya, dokter?” Nathan mencondongkan tubuh sedikit, tatapannya menusuk. “Bagaimana kalau malam ini kita cari bahan lanjutan cerbungmu itu.” Ariel semakin bingung. “Hah?” "Bercinta di dalam mobil... selalu menjadi cerita yang seru. Bagaimana?" Ariel mengedarkan pandangannya. "Bagaimana kalau... ada yang lewat?"
9.3216.1K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as contoh dialog cerpen
Show Reviews (26)
Read
+Library
Penyuka Novel
Ga berniat SPAM tp seriusan aku masih gagal move on utk baca novel2 lain.. re-reading lagi novel ini.. paling suka bagian ariel & nathan pas jadi dokter & murid. Begitu ariel udah pulang dari London, gaya tulisan author udah jadi beda. Tp tetep bagus..mungkin harus bikin season 2??
momominky169
Sebenarnya, masih banyak yang layak direkomendasikan buat genre dark romance. nggak tahu ini pertimbangannya apa. karena banyak seksnya doank? soalnya ya cowoknya plinplan dan menang nafsu aja. ceweknya juga bodoh. masa udah dewasa nggak tahu kalau ML berkali-kali tanpa kondom bisa hamil?
Read All Reviews
DIPTA

DIPTA

Seorang gadis bernama Lestari berkata, “Wah, keren! Aku suka bikin cerpen juga. Mungkin kita bisa saling tukar cerita!” Aira tersenyum lega, merasa sedikit lebih nyaman. Di pojok kelas, seorang anak laki-laki berbisik ke temannya, “Kamu lihat dia nggak? Bener-bener lugu, tapi sepertinya pintar. Bisa jadi teman yang asyik nih.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Risa berkata: > “Mau tahu kenapa semua ini terjadi? Ayo, kita pergi ke saat semuanya dimulai.” Dan sebelum Arsita bisa menolak, cermin itu menelan mereka. --- To Be Continued… ---
703 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

ucapnya bertanya “Dahulu iya” ucapnya sambil matanya sedih “apa yang terjadi?” ucapnya makin penasaran “panjang ceritanya jika harus di ceritakan” ucap Idris melanjutkan perjalanan menuju ke dalam. “kita hanya berdua disini dan mempunyai waktu banyak, tidak bisakah kamu bercerita?” “tidak sekarang, aku kamu kedalam dulu, kalau kamu tidak mau ikut kamu bisa tunggu disini” ucapnya melangkah kedepan menuju pintu utama
103.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Bintara membuka percakapan dengan nada tenang, namun penuh tekad. “Terima kasih sudah meluangkan waktu, Sietta,” ujar Bintara, suaranya lembut namun tegas. “Aku tahu ini tidak mudah, tapi aku percaya kita bisa melakukannya bersama-sama.” Bintara sedikit santai, bersandar di kursi sambil memesan kopi, pandangannya menerawang ke pemandangan luar jendela cafe, “Aku sedang berusaha mencari kontak Jinu, dia adalah saksi kecurangan yang Serena perbuat,” lanjut Bintara.
9.83.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Cerita di Kereta Bawah Tanah

Cerita di Kereta Bawah Tanah

Tubuh Yola pun menegang, lalu dengan panik menoleh ke arahku dan bertanya, “Kamu… Sejak kapan kamu tahu?” “Aku tahu sejak kapan itu bukan urusanmu. Orang bilang, ‘sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga.’ Kalau kamu memang begitu mencintai Erina, ya sudah, aku restui kalian bersama.”
10.6K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Dan baru sekaranglah, Fajar si serigala berbulu domba itu menunjukkan ekornya. Suatu hari, aku kembali dari rumah sakit dan bertemu seorang pria muda yang terluka. Kening pria itu berdarah dan langsung jatuh di depanku. Aku segera memanggil ambulans untuknya. Siapa sangka, pria muda itu ternyata mencariku, tidak hanya memberiku banyak buah dan hadiah, tapi juga memberiku plakat penghargaan.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ia sadar, dialog hanyalah permulaan; tantangan sejati adalah menjadikan kata-kata itu seolah lahir dari hatinya sendiri. Piring-piring sederhana berisi sayur bening, ikan goreng, dan sambal sudah terhidang di meja makan. Namun Kirana masih menunduk ke arah naskah yang terbuka di pangkuannya. Bibirnya bergerak pelan, mengulang dialog, seolah tak peduli dengan aroma masakan yang mengepul.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
HALCYON

HALCYON

“Yee siapa juga yang mau ngajakin pulang. Gue mau ngajakin ghibah tau!” “Astaghfirullah... tidak! Aku tidak mau. Aku sudah bertaubat kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Pergilah kau!” Ucap Citra meniru dialog film horor tahun 90-an. “Barusan Kaivan kesini kak, kaget gue. Lebih kaget lagi karena muka diatuh kusut banget. Udah kayak nggak punya semangat hidup. Ya untungnya gantengnya masih ada sih kak”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

“Ngapain juga kamu balas dendam. Orangnya juga sudah di dalam tanah tuh, udah mati dia.” “Dia mati terlalu mudah. Tapi aku ga yakin dia mati. Dia kan licik. Siapa tau cuman pura-pura mati aja kayak di drama Korea yang sampai season 3 terus ada sekolah nyanyi-nyanyi itu. Tiba-tiba aja pada hidup lalu yang mati kembarannya.” Kris menoel kepala Keira dengan kesal. “Apa kamu pikir ini cerita azab. Itu drama Korea udah kayak sinetron Indonesia yang muter-muter ga jelas. Jangan lagi deh novel ini juga sama.”
3.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as contoh dialog cerpen
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status