Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir
Bintara membuka percakapan dengan nada tenang, namun penuh tekad.
“Terima kasih sudah meluangkan waktu, Sietta,” ujar Bintara, suaranya lembut namun tegas. “Aku tahu ini tidak mudah, tapi aku percaya kita bisa melakukannya bersama-sama.”
Bintara sedikit santai, bersandar di kursi sambil memesan kopi, pandangannya menerawang ke pemandangan luar jendela cafe, “Aku sedang berusaha mencari kontak Jinu, dia adalah saksi kecurangan yang Serena perbuat,” lanjut Bintara.
Hot Chapters