Tersandung Cinta Tuan Muda
Naira duduk kembali di sofa, menatap jauh ke arah jendela.
Di luar sana, langit mulai mendung. Seperti hatinya. Masih suram, belum ada cahaya. Tapi ada sedikit ruang, sedikit celah... bahwa mungkin, semuanya belum sepenuhnya berakhir.
**
Adrian, di sisi lain, duduk di ruang kerjanya dengan wajah penuh kelelahan. Ia menatap ponselnya—tidak ada pesan, tidak ada panggilan. Tapi ia tidak akan berhenti. Untuk pertama kalinya, ia rela menunggu. Bukan untuk menang, tapi untuk menunjukkan bahwa cintanya bukan sekadar kata-kata.
Bab Populer