Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENARI ITU WANITAKU

PENARI ITU WANITAKU

Flora memukul lengan Sani dengan sontak. "Bisaa tidak bertanyanya pelan pelan saja. Satu satu." kesalnya, dirinya seperti diintrogasi jika seperti ini. Padahal kan mereka sama sama merasa bingung. Sani menggerutu. Dia kan hanya penasaran saja. "Gue kan cuman nanya, namanya juga penasaran." ucapnya dengan drama dramatis. "Ya gue juga penasaran." decak Flora tidak mau kalah.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Basutama mengamati ‘ponsel’ Elang dengan wajah yang dipenuhi kebingungan dan keterkejutan. Benda itu hanya berupa seperti kotak seukuran plakat istana. Namun dengan kaca gelap di atasnya. Berulangkali Basutama membolak balik benda itu, namun tak ada keistimewaan apa pun yang tampak. "Benda apa ini..?! Kenapa tak ada yang istimewa di dalamnya..?!" seru Basutama pada Elang, yang hanya tersenyum simpul sejak tadi, melihat ekspresi bingung sang Mahapatih itu.
9.963.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Dia melangkah mendekat, menggosok telapak tangannya, lalu berkata dengan ragu-ragu, “Cindy, lama nggak bertemu. Gimana keadaanmu di Beira?” Aku mengangguk kecil, suaraku datar. “Lumayan.” Dia tersenyum canggung. “Oh iya, kamu mau lanjut S2 ya? Aku dengar sekarang masuk pascasarjana susah banget. Nggak gampang bisa keterima.” Aku menjawab dengan singkat, “Aku masuk jalur rekomendasi.” Dia terdiam sejenak. Sekilas matanya tampak terkejut.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Akhirnya, hanya berubah menjadi, “Nggak apa-apa, ibu akan selalu menemanimu.” Joel pun tak bertanya lagi. Dia mengambil topi ulang tahunnya. “Ibu, tolong pakaikan untukku.” Aku mengangguk. Saat hendak memakaikannya, mataku tak sengaja melihat postingan baru Luela. [Hari ini sangat luar biasa. Aku sangat menyukai hari ini.]
55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Penasaran. *****
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.4K kali sebagai penasaran
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Penyesalan

Penyesalan

Alisya menarik piringnya mendekat dan memakan isinya dengan cepat, takut dilarang lagi oleh Reno. Wajah Reno mendadak memucat. Tiba-tiba terbersit sesuatu di otaknya. "Sayang, kamu udah dapet belum, bulan ini?" tanyanya ragu. "Dapet?" Alisya sedikit berpikir. "Rasanya udah, tapi entah kapan."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
ARWAH CINTA PENASARAN

ARWAH CINTA PENASARAN

Jawaban abah setengah berteriak. Hingga kurang lebih lima belas menit kemudian abah datang dengan membawa beberapa gelas air mineral dan menyuguhkannya pada Pak Bahri juga Karenina. Sesosok wanita keluar dengan gamis lebar dan kerudung khas perempuan Banjar yang telah berangkat menunaikan ibadah haji. "Dengan siapa kamu? "Tanya Mamah. "Dengan Karenina, Mah. " Wanita itu mengurungkan niatnya untuk duduk dan memilih tetap di tempatnya. Ia menatap Karenina dengan tatapan tajam.Mamah berbalik meninggalkan ruang tamu dan mengurungkan niatnya berbincang dengan Karenina. Beliau masuk kamar dan menutup pintu dengan keras hingga suaranya terdengar sampai ke ruang depan. "Brak!!! " Deretan kaca jendel
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

respon Kyra terlihat penuh rasa semangat dan ingin tahu. "Banyak, deh. Tumben banget, abang penasaran banget sama Kyra, sampe nanya Kyra itu orangnya gimana, dan lain lain. Umma juga kaget, kok si abang tumben banget banyak tanya. Katanya, si abang kagum denger kata-kata Kyra waktu penyerahan hadiah itu. Duh, bang, umma bongkar nih, rahasianya." "AHAHA, GAPAPA UMMA. bongkar semua, ayo!" Ujar Kyra penuh semangat.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Penantian Sang Istri Teraniaya

Penantian Sang Istri Teraniaya

kata Qian, tersenyum. “Pulpen? Untuk apa?” tanya Inara, bingung dan penasaran. “Hmm … untuk menulis resep obat yang dikirim Om Yuda untukku. Tapi, sepertinya pulpen tidak dibutuhkan.” Qian mengambil ponsel yang ada di tangan Inara. Qian memperhatikan ponsel pemberiannya yang dilupakannya itu. Mata Qian menatap detail ponsel yang terasa tidak asing di matanya itu.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai penasaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status