Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ruang Rindu

Ruang Rindu

kataku sontak membuat bapak terbahak. "Ibumu juga suka nulis Ra, tapi katanya kalau sekarang disuruh nulis lagi jawabannya, udah nggak produktif lah dan lain-lain... wajar aja kan kalau kamu suka nulis, bapak dulu juga penulis naskah, ibumu juga sering nulis artikel jaman SMA... buah jatuh tak jauh dari pohonnya..." sahut bapak membuatku mengangguk sekaligus mengulum senyum. Meskipun tidak ada yang membaca tulisanku, aku tetap akan menulis. Itu tekadku, kata-kata yang juga ku katakan pada Gidae. Rindu...
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
MENJADI SAINTESS TERHEBAT

MENJADI SAINTESS TERHEBAT

ucap para orang tua itu sambil menundukkan kepala mereka. “Tidak apa-apa. Mereka tidak melakukan kesalahan apa pun. Justru sebaliknya, saya merasa sangat tersentuh oleh kata-kata dari anak-anak yang polos ini. Jika kalian tidak keberatan, bolehkah kalian meminjamkan selembar kertas dan sebuah pulpen untukku?” tanyaku pada para orang tua itu. “Sebentar, Nyonya...!” ucap salah satu dari antara mereka sambil merogoh saku.
9.828.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Di puncak tangga itu, duduk seorang pria tua yang sedang sibuk meraut pensil kayu dengan pisau kecil. "Selamat, Kael Astaroth. Kau telah membunuh anak-anakku yang tidak berguna," ucap pria tua itu tanpa menoleh. "Mereka memang terlalu terobsesi dengan genre drama. Mereka lupa bahwa cerita terbaik adalah cerita yang tidak pernah selesai."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

tambah seorang ayah berpengalaman di kelas, membuat semua orang tertawa. Di akhir kelas, instruktur memberikan mereka masing-masing sebuah jurnal. "Saya mendorong kalian semua untuk mulai menuliskan pikiran, harapan, dan kekhawatiran kalian tentang menjadi orangtua. Ini tidak hanya merupakan cara yang baik untuk memproses perasaan kalian, tetapi juga akan menjadi kenangan berharga untuk dilihat kembali beberapa tahun dari sekarang." Dalam perjalanan pulang, Nathaniel tampak termenung. "Aku pikir aku akan mulai menulis jurnal itu malam ini," katanya. "Ada banyak yang ingin kukatakan pada anak kita suatu hari nanti."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Pilihan Besar: Menulis atau Membiarkan Kai menatap tugu kosong itu. “Dunia yang kita lawan tadi struktur lama begitu kuat karena ditulis oleh satu suara.” Lena mengangguk. “Dan kita tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.” Anak Kalimat menyodorkan pensil kecilnya. “Kau bisa mulai menulis. Tapi… hanya bisa ditulis satu kata pertama. Kata itu akan menentukan arah dunia baru.”
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Menurut pepatah di internet, orang tua tidak pernah menjadi penjahat, dia hanya penjahat yang bertambah tua. Jade sepertinya tidak pernah memahami pepatah ini di masa lalu, tapi setelah menyaksikan apa yang mampu dilakukan pasangan tua itu, dia sepenuhnya memahaminya sekarang. 'Keduanya hanya penuh omong kosong dan mereka melakukan apa saja yang mereka inginkan, termasuk bertingkah seperti orang gila hanya karena mereka sudah tua. Mereka adalah orang-orang yang tidak tahu malu!’
9498.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.5K kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

*** “Jadi silahkan buatlah kesimpulan dari apa yang kalian tulis di kertas tersebut! Kalian sudah menulis kesalahan dan kebaikan kalian pada ke dua orang tua kalian termasuk kesalahan dan kebaikan orang tua kalian pada kalian. Pertanyaannya ialah, lebih banyak mana di antara kesalahan dan kebaikan orang tua kalian pada kalian?” Semua murid hening dan menunduk. Semua merasa sedih setelah mendengar kisah memilukan perjuangan seorang ayah dan seorang ibu untuk anaknya. Kali ini Linda berhasil mengaduk-aduk emosi para murid hingga mereka benar-benar larut dalam kisah perjuangan getir para orang tua yang diceritakan olehnya.
10147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Renungan Kasih Ibu

Renungan Kasih Ibu

Pada saat itulah, Riza sudah beranjak semakin dewasa. Dia juga telah menuliskan semua peristiwa yang dialaminya dalam buku diarynya “Ibu yang Tak Kunjung Kembali”. Dia menyampaikan pesan bahwa siapapun untuk tetap merawat dan menyanyangi orang tua selagi mereka masih ada. Jangan pernah mengabaikan perintah orang tua selagi itu positif untuk kehidupan kita. Sebab sesungguhnya doa orang tua yang paling direstui oleh Allah SWT.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Suami Muda Nyonya Ines

Suami Muda Nyonya Ines

kaget lelaki baru saja menyandang status ayah itu. “Selama ini, mommy selalu melakukan apa yang mommy anggap benar dan demi kebahagiaan kalian, terbaik untuk kalian, tanpa pernah mommy mempertanyakan apa yang sebenarnya kalian inginkan dan membuat bahagia. Mommy tidak pernah ingin diprotes oleh siapa pun, dan mengatakan kalau apa yang mommy lakukan adalah benar, tanpa ada niat memberi keburukan sama sekali. Tapi, semua itu salah dan mommy menyadarinya sekarang. Kalian bukan lagi anak kecil yang harus dipaksa melakukan ini itu untuk kepantasan, tapi kalian sudah besar dan bisa menentukan sendiri. Daddy benar, kalau orang tua hanya bisa menasihati untuk mengarahkan, tanpa perlu mengekang bahka
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Baca
+Pustaka
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Si bapak tua meliriknya dan berkata, “aku tidak tahu apa yang kau bicarakan. Aku tidak pernah menulis surat apapun. Sudah tiga tahun sejak aku keluar dari tempat ini. Penglihatanku sudah lemah dan tanganku gemetar. Bagaimana bisa aku menulis surat?” Arianne kebingungan. “Bukankah kau pak Sloane? Lalu mengapa alamat dari rumahmu sebelumnya tercantum di surat? Orang yang mengirimkan surat ini sangat penting bagiku. Tolong beritahu kebenarannya! Jika kau bukan pak Sloane, kau pasti setidaknya tahu keberadaan dia.” Si bapak tua menaruh peralatan makannya dan berbaring. “Aku tidak tahu. Tolong pergi. Kau menggangguku.”
9.71.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48.5K kali sebagai penulisan orang tuanya yang benar
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status