Terpaksa Jual Diri
Keheningan menyelimuti kami.
Lalu, dengan suara lirih, dia berkata, "Maafkan aku, ya, karena tadi terlalu emosi sampai menonjok suamimu. Jujur... aku juga kaget, karena ternyata dia adalah selingkuhan istriku." Ada penyesalan dalam suaranya.
"Dia sudah bukan suamiku lagi, Pak. Tapi... kenapa Bapak bisa ada di sana? Apa Bapak mengikutiku?" Pertanyaanku terlontar, campuran rasa penasaran dan sedikit ketakutan.