Gairah Liar Perselingkuhan
"Aku takut kau akan melihatku sebagai... wanita yang hancur, rusak."
Hatiku terasa mencelos mendengar kata-katanya. Konflik kecil ini, yang aku tahu akan datang, kini akhirnya meledak. "Tanika," suaraku serak, "itu bukan salahmu. Sama sekali bukan. Akulah pelakunya. Akulah yang pengecut. Perselingkuhanku... itu adalah pelarian pengecut dari seorang pria yang bingung, yang marah, dan melampiaskannya dengan cara yang paling hina. Aku tidak akan pernah bisa memaafkan diriku sendiri karena telah menambah lukamu. Bukan salahmu jika kau membangun dinding."