Istri Tebusan Paman Mantanku
Sebelum ia menekan tombol, ia kembali menatap Laureta.
“Uhm, Nyonya, sebenarnya peraturan di rumah ini, tidak boleh ada yang sarapan di kamar. Semuanya harus berkumpul di ruang makan bersama-sama,” ujar Ibu Ani.
Laureta menautkan alisnya. “Oh ya? Ya sudah kalau begitu, biar aku ke ruang makan saja. Eh tapi nanti kalau aku kembali lagi ke sini, aku tidak bisa membuka kunci kamarnya.”