PERFECT HUSBAND
ucapku, mas Feri mengambil nafas sedikit berat dan hendak berkata namun aku cegat dengan kecurigaan.
“Aku tidak yakin, hubungan kalian hanya sebatas yang aku lihat saja,”ujarku, mas Feri tampak menggertakkan rahangnya dan bicara berdesis.
“Percaya atau tidak, memang begitulah kenyataannya.”ujarnya, aku manyun dan sedikit manggut-manggut walau aku yakin dengan tatapan matanya, aku tidak ingin mas Feri merasa kalau aku percaya.
Hot Chapters