Perfect Partner
Dia merasa nyaman menjalani hubungan Bian tanpa terpengaruh dengan surat perjanjian yang dibuatnya dulu.
“Mungkin, aku sudah pernah melukai hatimu, tetapi aku berjanji, tidak akan pernah mengulangnya lagi. Aku tidak akan membuatmu bersedih lagi. Dengan surat pembatalan perjanjian pernikahan itu, aku memintamu untuk bersamaku selamanya. Menjalani hidup penuh cinta hingga ajal memisahkan. Apakah kamu mau menjalani hidup bersamaku Flavia Claire?” Bian menatap wanita yang dicintainya. Bian sudah menemukan cinta di dalam hatinya. Walaupun mungkin di awali hal buruk, tetapi dia berharap ke depan akan mereka bisa menjalani hidup bersama dengan baik.
“Aku mau.” Flavia mengangguk. Cinta yang ada di h