Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikhianati Tunangan, Dimanja Presdir Miliarder

Dikhianati Tunangan, Dimanja Presdir Miliarder

Preston bertanya dengan hati-hati. "Tema ini sebenarnya belum cukup kuat. Dia itu pecinta parfum. Seluruh dirinya dipenuhi aura romantis dan misterius. Aku bisa ambil gambar yang jauh lebih dalam dari ini. Temanya Peri Parfum!" Sambil membayangkan, Silas bertepuk tangan. Preston dan asisten saling pandang, benar-benar bingung. "Pak Silas, siapa yang kamu maksud?"
10121.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.4K Beses bilang perfume the story
Read
+Library
PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

PELAYAN RESTORAN ITU, ISTRI BOS

sahut Guidom sembari merapikan perlengkapan memotretnya. "Apa? Serafina," tegasnya, memastikan tidak salah mendengar informasi dari Guidom. "Ya, siapa lagi? Perempuan yang terobsesi padamu sejak dulu. Tidak baca merek parfumnya?" kekeh Guidom. Xabier mengangkat sebotol parfum dan mengejanya, "Xabiero Eau De Toilette." Xabier berdecak, ia menaruh parfum dengan sedikit keras ke atas meja kaca.
10207.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.0K Beses bilang perfume the story
Read
+Library
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

Jawab karyawan parfume “ini mbak bajunya” Aku memberikan baju Mas putra kepada Karyawan Parfume. “Oh, ini saya tahu kak. ini bau parfume victoria secret yang varian velvet petals” Jawab karyawan parfume. “Sayangnya disini sedang kosong kak stocknya, tapi saya yakin ini pasti velvet petals” Sambungnya. “Oh baik mbak, terima kasih ya sebelumnya. sayang sekali kalau sedang kosong stocknya” Jawabku.
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang perfume the story
Read
+Library
Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

"Eee. . . . cuma kata biar lebih hormat aja, Pak. Maaf." "Gak. Saya gak mau di panggil pak. Saya ini masih muda." Dinar tersenyum renyah mau tidak mau mengiyakan. Gimana lagi. Ia tidak mungkin adu argument dengan pelanggan. "Kalau gitu, parfumnya mau apa?" tanya Dinar lagi. "Rahasia Cinta?" "Mau yang rahasia cinta?" "Ini nama parfum?" Dinar mengangguk kecil.
9.9317.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.9K Beses bilang perfume the story
Ipakita ang mga Review (38)
Read
+Library
Suriati Ramly
saran saya thorrr..kalau gak mahu update banyak² bab..jalan ceritanya jangan mutar mutar dong.kepanjangan jalan ceritanya.updatenya kelamaan dan babnya hanya sedikit membuatkan pembaca bosan menunggu kelanjutan cerita kapan selesainya...
Diana Ramly
yuda sepertinya ada rahsia ya.sangat mencurigakan tingkah lakunya.apa harus dinar hadapi lagi perselingkuhan dari suaminya setelah tunangannya?kalau iya memang kejam apatah lagi yang kedua ini suaminya.
Basahin ang Lahat ng Review
Istri Pengganti sang CEO

Istri Pengganti sang CEO

Saat bertemu dengan peracik parfum itu, Mandy ingin bertanya apakah dia sangat kaya sehingga hanya mengeluarkan 1 jenis parfum selama bertahun-tahun? .... Seminggu kemudian, acara peluncuran parfum Orchida Perfume pun diadakan dan orang-orang dari dunia fashion berkumpul di acara itu. Dibandingkan dengan parfum baru, para tamu lebih penasaran dengan peracik parfum yang misterius itu. Sebelum waktunya tiba, semua orang sudah sibuk membahas peracik parfum itu. "Ini pertama kalinya Orchida Perfume mengadakan acara peluncuran produk yang begitu meriah demi seorang peracik parfum."
9.6378.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13.2K Beses bilang perfume the story
Read
+Library
Our Story

Our Story

Berlebihan, memang. "Canda, Re. Ya, elah. Jangan nge-gas, dong" "Lo bikin gue kesel mulu. Tapi anehnya lo sendiri juga yang bikin mood gue balik." "Keren, kan? Jelek gini, gue ahli bikin orang baper," ucap Daffa sombong. Padahal kenyataannya dia tidak se-beresengsek itu. "Pedofil?"
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 222 Beses bilang perfume the story
Read
+Library
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Di mana instingnya menemukan sesuatu. “Kamu mau ngapain, Sayang?” tanya Bai keheranan. Dia mengikuti langkah istrinya yang malah membuka sebuah lemari cabinet yang ada di bawah meja dapur. Ken pun menekuk kedua lututnya agar memudahkannya mengambil sesuatu yang ada di dalam lemari tersebut. Bibirnya tersungging saat dia mendapati apa yang menjadi dugaannya. “Aku rasa ini yang menjadi penyebab warung ini sepi pengunjung hingga kejadian aneh yang mengikutinya, Mas,” ujar Ken sambil memperlihatkan sebuah bungkusan kecil yang dibentuk mirip dengan pocong.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 48 Beses bilang perfume the story
Read
+Library
Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

Akan tetapi, aku yakin benar jika itu tadi Om Santo karena selain mengenal suaranya yang khas lelaki itu juga meninggalkan jejak yang mungkin saja tidak ia sadari—aroma parfum yang menyentil penciuman saat tadi angin bertiup. Ya, aroma parfum yang ia pakai merupakan hasil dari layering parfum dan dipesan langsung kepada perfumer atau biasa disebut dengan Perfume Designer dari Prancis. Layering parfum sendiri merupakan metode memadukan berbagai aroma untuk membuat aroma yang lebih personal dan kemungkinan akan sulit ditiru orang lain.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang perfume the story
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

"Sudah aku bilang, Nora. Kalau saat itu Gerson sedang mabuk berat. Dia sudah melupakan wajah gadis itu. Hanya saja, dia mengingat satu hal dari wanita itu." "Apa itu?" "Parfum. Parfum yang dipakai wanita yang dia perkosa itu. Parfum yang aku pesan dari Singapura itu adalah sebuah parfum yang sangat jarang didapat. Namanya parfum Poison Number 14. Hanya terdapat di Cleveland tapi untung saja aku berhasil menemukan agennya di Singapura yang langsung memesan kiriman ekspress untuk aku bawa ke sini dan barusan aku sudah mengirim kurir untuk mengantarkan parfum itu ke tempatmu."
1052.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang perfume the story
Read
+Library
OUR STORY

OUR STORY

Namun, yang lebih menarik perhatian Raymond bukanlah kasus pencurian itu, melainkan kabut hitam yang menyelimuti tubuh si anak. ​Kabut yang sama dengan yang ia lihat di Hutan Kematian—kabut yang disebut sebagai Mana Mati. Entah benar atau tidak, Raymond belum sepenuhnya yakin. Ia masih berusaha memahami hukum alam di dunia ini. ​Di depan sana, sang pemilik roti mulai melontarkan makian. “Dasar pengemis kotor! Kau mencuri rotiku lagi! Jangan harap bisa lolos kali ini.”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang perfume the story
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status