DIKIRA MISKIN
ucap Mas Wahyu jumawa.
"Astagfirullah, kenapa kamu bawa-bawa nama Allah segala kalau ternyata kelakuan kamu enggak benar?" tanya ibu.
"Enggak benar dari mananya maksud ibu? Aku benar, kan. Meninggalkan Ranti demi Wiwid? Baiklah, agar lebih jelas, aku ucapkan sekali lagi. Wahai Ranti, aku talak engkau, mulai sekarang kita bukan suami istri lagi!" Mas Wahyu yang tadi mengucapkan kata talak dengan lirih, kini ia mengucapkan dengan lantang bahkan suaranya menggelegar memenuhi ruangan.