Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Sesekali, Naya memperbaiki posisi kacamatanya yang hampir melorot, sepertinya kacamatanya terlalu besar. Wanita itu tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh di perutnya, membuatnya merasa tidak enak. Tanpa berpikir panjang, ia langsung bangkit dari ranjang dan berlari menuju kamar mandi. Naya merasa perutnya mual dan ingin muntah, seolah isi perutnya naik ke tenggorokan. Naya langsung memuntahkan isi dalam perutnya sampai cairan bening yang keluar, setelah isi dalam perutnya terkuras habis.
9.421.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Jurnal Sang Dokter

Jurnal Sang Dokter

Fera meringis, merasakan nyeri di perutnya, melilit, seperti diremas, ada yang berdenyut, sangat sakit. Fera terus meremas perutnya, dia baru kali ini merasakan sakit perut yang mengerikan seperti ini. “Ada apa Fer?” tanya Hani Tanpa menjawab pertanyaaan Hani, Fera mulai jatuh ke lantai, meringkuk, memegangi perutnya, dia mulai berguling guling. “Aduh sakit, sakit, sakit,” teriaknya. “Fera, kenapa, Fera, bagaimana ini,” ucap Jefri gugup.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Sultan Dianggap Upik Abu

Sultan Dianggap Upik Abu

Mama Imel melihat raut wajah Melinda jadi bertanya, "Kamu kenapa, Mel? Sakit perut kah?" "Iya ma, gak tau juga tiba-tiba sakit perut nih. Aku ke toilet dulu," Karna tak bisa di tahan lagi, Melinda langsung berlari menuju toilet. Namun saat kaki ingin masuk ke dalam toilet, lantainya terasa sangat licin. Meskipun perut terus melilit tapi otaknya masih berfikir jernih, ia mengingat kejadian bik Ramlah dan mama mertuanya tempo hari.
9.25.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

Ia memegangi perut dan bok0ngnya. “Eh aduh, Lote! Kok perut gue ga enak ya? Padahal tadi cuma pesan level tiga doang,” keluhnya sambil meringis. “Eh lo kenapa?” tanya Lote setengah cemas, tapi belum sempat membantu, perutnya sendiri juga mulai protes. Rasa mulas datang menyerang tiba-tiba. “Vril gue juga … aduh ini sakit beneran.” Ringis Lote, wajahnya mulai pucat.
10821 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Cerai dengan Suami, CEO Kunikahi

Cerai dengan Suami, CEO Kunikahi

Sejujurnya, ia capek sendiri ketika harus memikirkan apa kata orang lain. Nayra menggigit telunjuknya, lantas mengetikkan sejumlah kata. Namun, tiba-tiba perutnya sakit melilit. "Aduh!" Nayra terpekik kaget sewaktu mulas di perutnya tak bisa ia tahan. Nayra memandang sekilas ketikannya. Karena ragu, ia hapus lagi. Sementara kedua kakinya sudah menuntunnya untuk cepat-cepat ke belakang.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta CEO Dingin

Mengejar Cinta CEO Dingin

Perut bagian bawahnya sudah terasa kram dari tadi, tapi terpakda harus ia tahan karena pengunjung restoran yang lumayan banyak hari ini, hingga ia tak sempat beristirahat barang sejenak pun. "Nak, kamu cape ya. Sabar ya, sebentar lagi kita pulang." Anyelir mengusap perutnya perlahan. Dia membasuh wajahnya yang terlihat pucat. Perutnya terasa semakin sakit dan melilit. Keringat sudah memenuhi keningnya. Tiba-tiba saja Anyelir merasakan rasa nyeri yang hebat di perutnya. "Nak, tolong lah jangan begini." Anyelir meringis kesakitan sembari memegangi perutnya.
9.42.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Suami Yang Tersakiti

Suami Yang Tersakiti

Selia memegang perutnya yang terasa melilit. "Ada apa denganku? kenapa mendadak perutku mual begini?" Ucap Selia sambil melihat wajahnya yang sedikit pucat. "Jangan jangan aku...." Tidak, tidak mungkin... aku tidak mau." Selia mendadak kalut karena memikirkan sesuatu yang sama sekali tidak pernah diinginkannya. "Ini pasti hanya sakit perut biasa." Selia berusaha menghibur hatinya walau hati kecilnya terus memikirkan sesuatu yang buruk.
814.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

***LS*** Melati gelisah di pembaringan. Di samping Saga yang tertidur pulas. Sebenarnya ia merasakan perutnya terasa tak nyaman sejak Maghrib tadi. Namun ia abaikan karena baru juga berumur delapan bulan. Biasanya kan memang suka begitu. Tiba-tiba terasa mengencang sejenak, lalu hilang. Tapi ini kali ini sangat rapat dan ditambah rasa nyeri.
10136.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai perut melilit
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Baca Semua Ulasan
A Wife's Diary

A Wife's Diary

Mobil melaju perlahan, sedikit guncangan akibat ban yang melindas batu krikil saja mampu membuat perutku kembali melilit seperti hendak melahirkan untuk kedua kalinya. "Pelan-pelan, Yah, sakit!" pintaku dengan meringis menahan sakit. "Iya, ini juga udah pelan." jawab lelaki yang nampak fokus menyetir itu. Entah kenapa perut ini kembali terasa mulas dan melilit. Persis seperti sedang pembukaan saat mau melahirkan. *** Bersambung
7.712.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Pelayan Kesayangan Tuan Duke

Pelayan Kesayangan Tuan Duke

Ia melipat tubuhnya, menekankan kedua telapak tangannya ke perut dengan kuat. “Ugh... maafkan saya, Tuan Duke,” rintih Emily sambil memejamkan mata erat-asat, mencoba memanggil rasa sakit yang nyata ke wajahnya. “Perut saya... perut saya melilit hebat sejak satu jam yang lalu.” Kael tidak bergerak. Ia berdiri diam seperti patung, menatap pemandangan di bawahnya dengan tatapan meremehkan. “Melilit? Dan solusinya adalah menyelinap keluar ke area pembuangan?”
7.84.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai perut melilit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status