PELET CINTA LOLITA!
Toh dirinya tidak akan menjadikan Melisa tumbal juga, jika pertumbalan itu memang diadakan sebagai syarat.
“Nggak ketolong lo, Lol! Asli! Gue makin gemes, pengen banget nge-goreng jantung lo!”
“Auf! Atit! Jangan! Nanti kalau gue metong, Bang Adnan kangen!”
Melisa memegangi dadanya, shock. Kasihan Lolita, mana masih muda, tapi sudah memiliki gangguan separah ini.
“Nyet, ayo nyari tempat duduk kita. Wajib dikeker nih! Takutnya calon laki gue dijampi-jampi sama itu Mbak-Mbak.”
Bab Populer