Candu Dekapan Kakak Ipar
“Saya ikut. Tunggu sebentar, saya ganti baju dulu.”
“Oke!” Djiwa mengacungkan jempolnya, wajahnya berbinar.
_____
Beberapa menit kemudian, mereka sudah berada di taman apartemen. Jalur setapak berlapis batu alam membelah hamparan rumput hijau yang tertata rapi.
Pepohonan tinggi berjajar, lampu-lampu taman mulai menyala lembut, sementara di kejauhan tampak cafe-cafe dengan kursi rotan dan lampu temaram yang hangat.