Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
10827 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Karena satu kalimat yang terucap setelah pacarnya demam, Keisha berlutut menaiki 999 anak tangga di Gunung Forel demi memohon sebuah jimat keselamatan yang diyakini bisa mengusir segala bencana untuknya. Tanpa peduli lututnya yang lecet hingga berdarah karena gesekan dengan batu, dia tetap membawa jimat itu dan bergegas kembali ke rumah sakit sepanjang malam. Namun, sebelum sempat melangkah masuk ke ruang rawat, dia sudah mendengar suara tawa terbahak-bahak dari dalam. "Memang kamu yang paling jago, Kak Presley. Cuma asal bicara kalau jimat keselamatan bisa mengusir bencana, Keisha si bodoh itu benar-benar pergi berlutut!" "Semua prosesnya sudah kuabadikan dengan drone. Ckckck ... punggung Keisha yang teguh itu bahkan membuatku terharu. Kalau digunakan untuk menipu orang tuamu, pasti nggak akan ada masalah!" Di dalam ruangan, Presley yang semula bersandar di ranjang rumah sakit, langsung duduk tegak. Dia menerima ponsel itu dan menontonnya dengan saksama. Sepasang matanya yang dalam menatap layar tanpa berkedip. Mendengar suara kening membentur anak tangga yang tercampur dengan derai hujan dalam video itu, kedua kaki Keisha bergetar tanpa kendali. Napasnya terengah. Dia menatap ke arah sekelompok orang di dalam ruangan itu melalui celah pintu dengan ekspresi tak percaya.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Ke Mana Perginya Sekretaris sang CEO?

Ke Mana Perginya Sekretaris sang CEO?

Bella Parker telah mengisi peran ganda dalam hidup Alex Lee selama empat tahun; sebagai sekretaris pribadi yang sangat kompeten di siang hari, dan sebagai ‘kekasih’ yang memuaskan di malam hari. Awalnya, hubungan ini terasa seperti transaksi sederhana, di mana gairah menjadi mata uangnya, bukan emosi. Namun, kejadian-kejadian tak terduga beruntun mengubah perspektif Alex. Dia, tanpa diduga, mendapati dirinya tenggelam dalam cinta yang mendalam terhadap Bella.Pada hari Bella memutuskan untuk mengundurkan diri, suasana di kantor terasa berbeda. Udara pagi itu seakan membawa aroma perpisahan. Bella berdiri di depan Alex, mata mereka bertemu dalam kontemplasi."Pak Alex," kata Bella dengan suara yang mantap namun lembut, "Perjanjian kita telah berakhir. Saatnya kita melanjutkan hidup masing-masing, tanpa ada hutang budi antara kita."Alex merasa seperti sebuah batu besar menindih dada. Responnya cepat dan tegas, "Tidak, aku tidak akan mengizinkan!"Namun sebelum dia dapat mengatakan lebih banyak, Bella menghilang dari hidupnya dalam semalam. Segera, kenyataan menyadarkannya bahwa Bella sudah pergi, mengambil sebagian dari jiwanya bersamanya.Hari-hari berubah menjadi minggu, minggu berubah menjadi bulan, dan bulan berubah menjadi tahun. Namun pencarian gila Alex untuk Bella tidak mengenal henti. Tiga tahun berlalu dalam pencarian yang tak henti-hentinya, yang hanya meninggalkan kesunyian dan kenangan yang memudar, namun tak pernah benar-benar hilang.
97.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Mira, Sera, dan Lia, ketiga gadis cantik yang baru saja lulus dari bangku kuliah dan telah diwisuda di sebuah universitas ternama di Jakarta. Ingin merayakan kelulusan mereka dengan bertualang di laut. Ketiganya telah menyewa sebuah kapal kecil untuk membawa mereka berkeliling perairan laut mengarungi samudera biru. Namun disaat ketiganya sedang asyik berlayar dan menikmati keindahan lautan di perairan Indonesia. Tiba-tiba saja cuaca yang tadinya cerah seketika menjadi gelap. Angin kencang mulai memainkan perannya. Gelombang laut pun mulai pasang. Sekoci kapal yang mereka sewa juga rusak. Yang membuat kapal mereka terombang-ambing di lautan luas. Setelah beberapa hari melayang-layang di atas lautan biru, ternyata ada kapal lain yang juga mengalami nasib yang sama dengan mereka. Di dalam kapal itu ada tiga orang pria bernama Edu, Hezki, dan Ronald. Kondisi kapal Lia, Mira, dan Sera telah bocor karena terkena batu karang yang keras. Membuat mereka harus pindah ke atas kapal yang ada tiga orang pria tadi. Beruntungnya, kehadiran ketiga gadis itu disambut baik oleh para pria tersebut. Akankah keenam orang itu dapat selamat dari amukan lautan bebas itu? Dapatkah mereka bertahan hidup selama berada di atas samudera yang luas? Mungkinkah mereka akan menemukan daratan? Ataukah kapal mereka akan tenggelam? Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta nomor 28 tahun 2014.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Tawanan Mafia Mesum

Tawanan Mafia Mesum

“Kau ingin menyelamatkannya dariku?” suara Xavier begitu dingin, namun berdesing di telinga Hazel seperti pisau yang diasah. “Kalau begitu, serahkan dirimu padaku.” Hazel terperangah, “Brengsek! Kau pikir ini semacam transaksi kotor? Aku bukan barang yang bisa kau tawar!” Xavier perlahan mendekat, menghapus jarak di antara mereka. Dengan kasar dan mendominasi, ia mencium Hazel dengan penuh gairah. Sebuah penanda, seolah berkata, 'kau milikku sekarang.' Hazel terhentak, tubuhnya gemetar karena kaget dan marah. Tapi Xavier hanya menyeringai puas, seperti predator yang tahu mangsanya mulai terperangkap. “Kau harus bertanggung jawab atas perbuatanmu ini…” bisiknya di telinga Hazel, suaranya rendah dan menggetarkan saat Xavier melanjutkan. “...kucing liarku.” __ Awalnya, Hazel hanya ingin membantu saudaranya dari pria bernama Xavier. Sebuah niat sederhana, tapi langkah kecil itu justru membawanya ke gerbang mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan. Dunia gelap yang dipenuhi darah, pengkhianatan, dan bayangan seorang pria yang tak seharusnya masuk dalam hidupnya. Di saat pikirannya diliputi kebencian dan tubuhnya dipenuhi adrenalin, Hazel justru disambut kenyataan pahit, tunangannya sendiri berselingkuh. Hancur dan marah, ia pergi ke bar, membiarkan alkohol menelan logikanya. Ia hanya ingin melupakan. Namun malam itu, sebuah kesalahan fatal terjadi. Dalam kabut mabuk dan luka hati yang menganga, Hazel terjatuh dalam pelukan pria yang paling ia benci… dan bangun di ranjang Xavier Lautaro Davis. Dan sejak malam itu, hidup Hazel tak lagi menjadi miliknya. Setiap langkah untuk menjauh hanya membuatnya semakin tenggelam. Dalam permainan kekuasaan yang kejam, dan hasrat yang tak bisa dijelaskan, Hazel menyadari satu hal, semakin ia membenci Xavier, semakin kuat belenggu yang pria itu lilitkan di sekelilingnya. Kini, pertanyaannya bukan lagi bagaimana cara keluar, tapi berapa harga yang harus dibayar untuk bebas dari obsesi seorang Xavier Lautaro Davis?
10104.1K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Suamiku Pura-pura Amnesia Demi Selingkuhannya

Suamiku Pura-pura Amnesia Demi Selingkuhannya

Suamiku, Vincent Cornela adalah seorang bos mafia, dia diserang dalam sebuah transaksi. Begitu bangun, dia ingat semua orang, kecuali diriku. Di depan anak buahnya, dia mengumumkan bahwa Angela adalah nyonya yang baru dan memberinya posisi sebagai ahli mekanik presisi. Namun, tanpa sengaja aku mendengar percakapan mesra mereka di gudang senjata, “Kamu meminjamkan identitas nyonya padaku selama tujuh hari. Selama tujuh hari itu, aku boleh melakukan apa saja pada tubuhmu, ‘kan? “Tentu saja! Aku pura-pura amnesia hanya untuk membuatmu senang.” Aku bersembunyi di balik bayangan, kukuku menusuk telapak tangan. Aku memilih untuk tak membongkar kebohongannya. Keesokan harinya di pertemuan keluarga, Vincent merenggut paksa cincin batu hitam dari jariku. Dia membentak, menyatakan bahwa Angela adalah nyonya satu-satunya. Lalu mengusirku dari Napol dan menuntutku menyerahkan semua gambar desain senjata. Semua anak buahnya menatapku, menunggu perlawananku. Namun, aku diam saja. Detik itu juga, aku mengajukan pengunduran diri dan gugatan cerai. Vincent tak tahu bahwa hanya aku yang paham tentang teknologi perakitan senjata model baru itu dan batas waktu pengirimannya hanya tersisa tujuh hari. Tujuh hari kemudian, saat pengiriman barangnya bermasalah dan posisi keluarganya terancam hancur, aku sudah menghilang sepenuhnya. Saat kami bertemu lagi, Vincent dengan panik mencengkeram tanganku dan bertanya, “Valen, kamu ke mana saja? Kok kamu meninggalkanku?” Aku berpura-pura bingung dan bertanya, “Maaf tuan, kamu siapa? Kita kenal?”
2.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Terjebak di Dimensi Lain

Terjebak di Dimensi Lain

Nabila
Jendela rumahku gemetar oleh kekuatan guntur yang bergemuruh di langit. Petir menyambar di kejauhan, menerangi malam. Dalam momen kecil itu, beberapa detik cahaya yang membutakan mata menampilkan sosok pria yang berdiri di luar jendelaku. Memperhatikanku. Selalu memperhatikanku. Aku menjalani rutinitas, seperti yang selalu kulakukan. Jantungku berdegup kencang dan berdetak tidak teratur, napasku menjadi dangkal, dan tangan-tanganku menjadi lembab. Tidak peduli berapa kali aku melihatnya, dia selalu menimbulkan reaksi yang sama dariku. Ketakutan, Dan kegembiraan. Aku tidak tahu mengapa hal itu membuatku merasa gembira. Ada yang salah dengan diriku. Tidak normal bagi panas cairan untuk mengalir dalam pembuluh darahku, meninggalkan sensasi terbakar di belakangnya. Tidak biasa bagi pikiranku untuk mulai merenung tentang hal-hal yang seharusnya tidak aku pikirkan. Apakah dia bisa melihatku sekarang? Mengenakan hanya atasan tipis, puting susuku menonjol melalui kain? Atau celana pendek yang kupakai yang hampir tidak menutupi pantatku? Apakah dia suka pemandangan ini? Tentu saja dia suka. Itulah mengapa dia memperhatikanku, bukan begitu? Itulah mengapa dia kembali setiap malam, semakin berani dengan tatapannya sementara aku diam-diam menantangnya. Berharap dia mendekat, sehingga aku punya alasan untuk menempelkan pisau ke lehernya. Sejujurnya, aku takut padanya. Sungguh takut. Tapi pria yang berdiri di luar jendelaku membuatku merasa seolah-olah aku duduk di dalam ruangan gelap, satu lampu menyala dari televisi di mana film horor diputar di layar. Itu sangat menakutkan, dan yang aku inginkan hanyalah bersembunyi, tetapi ada bagian dari diriku yang membuatku tetap diam, membuka diri pada ketakutan. Menemukan sensasi kecil dari situ. Sekarang kembali gelap, dan petir menyambar di daerah yang lebih jauh.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Saat aku membuka mata, adik perempuanku, Serena Susanto, sedang berlutut di depanku sambil terisak. Sebilah pisau buah menempel di dekat pergelangan tangannya. "Nora, aku bersumpah aku nggak sengaja. Aku terlalu banyak minum. Aku bahkan nggak tahu gimana aku dan Lucas bisa ...." Aku nyaris tertawa. Karena aku pernah melihat kejadian ini sebelumnya. Di kehidupanku yang lalu, Serena menangis seperti korban setelah tidur dengan tunanganku, Lucas Ardana. Semua orang menghiburnya. Lucas menikahinya demi menyelamatkan reputasinya. Sedangkan aku dipaksa untuk menikah dengan Graham Baskara, tunangan Serena yang telah dia tinggalkan. Sebelum pernikahan, Lucas menunjukkan namaku yang ditato di pergelangan tangannya dan berjanji kalau dia hanya akan mencintaiku. Aku memercayainya. Aku menyia-nyiakan lima tahun hidupku di sisi seorang suami yang menginginkan saudara perempuanku, sambil menunggu seorang pria yang telah menikahinya. Kemudian, Serena meninggal. Aku pikir Lucas akhirnya akan kembali kepadaku. Namun, aku menemukannya di rumah duka, sedang memeluk foto Serena seolah-olah dia baru kehilangan cinta sejatinya. "Dia istriku," katanya kepadaku. "Lupakan saja, Nora." Di pesta ulang tahunku, Lucas dan Graham bertengkar di atap gedung karena Serena. Yang satu telah menikahinya. Yang satu lagi tidak pernah berhenti menginginkannya. Saat mereka saling berebut dirinya, aku terdorong ke jalan raya dan tewas di bawah sorot lampu kendaraan. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke awal semuanya. Kali ini, kupikir hanya aku satu-satunya yang mengingat semuanya. Ternyata aku salah. Lucas mengingatnya. Graham juga mengingatnya. Bahkan setelah mendapatkan kesempatan kedua, mereka berdua masih memilih Serena. Kali ini, aku tidak akan ditukar, dipilih, ataupun dibuang. Kali ini, aku akan membangun sesuatu yang tidak akan pernah bisa mereka rebut dariku.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Gunung Kumulus terguncang oleh kabar tentang pembantai misterius. Monster level tinggi ditemukan hanya tinggal tulang. Kawanan predator berkumpul untuk membalas dendam. Mereka tidak tahu siapa lawan yang mampu menghancurkan ras mereka seorang diri. Arum Sekar muncul sebagai tokoh yang sama sekali tak biasa. Penampilannya lusuh. Baju dan serulingnya bernoda darah. Dia dukun seruling yang lebih mahir membunuh daripada memasak. Dengan tangan kosong dan seruling bambu yang menyimpan pisau, dia menumpas kawanan monster tanpa kesulitan. Sikapnya acuh sedikit gila, dia sering salah sasaran, tapi hasilnya tetap brutal. Sekar ingin mencari koki. Dia bisa menangkap ikan lebih besar dari elang dengan trik konyol. Tanpa sengaja dia menyaksikan konflik lain yang jauh lebih berbahaya. ... Lekir Maldawai adalah murid Arum Sekar. Ia memiliki banyak harta hasil warisan. Seluruh sukunya dibantai, termasuk guru yang pernah mengajarnya dulu. Entah apa penyebabnya, tetapi ia menyimpan misteri tentang asal-usulnya. Setelah bertahun-tahun bergaul bersama Arum Sekar, ia menjadi murid paling fanatik padanya. Suatu ketika, ingatannya yang disegel muncul kembali. Saat itu, ia mengingat bahwa guru yang kini ia hormati adalah pembantai seluruh sukunya. Ia murka, tetapi rasa sayangnya pada sang guru jauh lebih besar. Ia berpura-pura patuh dan mulai membuat masalah di belakang. Hingga akhirnya, ia mengetahui dari sebuah alam ilusi duplikat dari ingatan gurunya bahwa semua orang yang ada di sukunya dulu adalah orang bejat, mengetahui rahasia yang ia miliki, dan berniat memonopolinya dengan memanfaatkan rahasia tersebut. Ia mulai menyadari kesalahannya, menyesal setiap hari. Suku yang dulu merawatnya ternyata pembantai orang tuanya. Hanya guru yang benar-benar memperlakukannya dengan baik sejak awal hingga akhir.
888 viewsCompletedAdded to Library 35 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Yuniar Putri
Faranisa Cantika adalah seorang perempuan yang ulet dan cerdas. Sesuai makna namanya, Faranisa memiliki karakter kuat sebagai perempuan yang terampil. Perempuan yang biasa dipanggil Nisa itu juga merupakan gadis yang selalu riang. Namun, kehidupannya mendadak jungkir balik ketika ia mulai menaruh rasa pada salah satu rekan kerjanya, Ahmad Tarek Bahrudin Mahadi. Berada di lingkungan kerja baru merupakan tantangan buat Nisa. Ia harus mampu beradaptasi dengan lingkungan pondok pesantren yang benar-benar asing untuknya. Nisa lahir dan besar dalam keluaga yang tak terlalu keras dalam hal spritual. Memang ketika setelah lulus sekolah dasar, ia sempat masuk Madrasah Tsanawiyah, namun tentu saja lingkungan pondok sangat berbeda. Apalagi Nisa saat ini menjadi guru, tentu saja ia harus mampu menjadi referensi sosial untuk muridnya. Kehidupan Nisa yang berat mendapat hawa segar ketika ia menyadari pesona seorang lelaki berkacamata yang biasa disapa dengan Kang Bahrudin. Lelaki itu berparas manis, cerdas, dan sangat humoris. Sayangnya kisah cinta Nisa tak semudah drama Korea. Ia harus melewati banyak hal untuk mengetuk pintu hati lelaki dambaannya. Intrik, fitnah, dan air mata akan mewarnai sepak terjang Nisa dalam memperjuangkan perasaannya terhadap Bahrudin. Sementara Bahrudin seperti batu yang keras, tak bergerak dan terkikis sedikitpun oleh perjuangan Nisa. Ia bahkan cenderung anti pati terhadap Nisa.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as pisau batu obsidian
Read
+Library
PREV
1
...
131415161718
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status