My First love
"Apa benar seperti itu, tapi saya liat diri saya biasa-biasa aja, nggak ada yang menonjol."
"Karena anda belum menyadarinya, makanya saya sarankan agar anda ikuti treatment yang lagi promo ini Nina, kebetulan anda juga mau potong rambut."
"Baiklah saya setuju, kalau begitu lakukan yang terbaik, aku percayakan pada anda!"
"Assiaap nona."
Hampir dua jam kemudian dengan mata yang masih terpejam karena ditempelkan potongan timun pada matanya. Akhirnya Nata pun terbangun, setelah karyawan salon menepuk-nepuk bahunya.
Chapitres populaires