Ide Gila Bapak!
Mendengar itu mau tak mau aku mengulum senyum, pikiran ini terus tertuju pada Emir.
"Alhamdulilah, kemarin jari-jemarinya Ibu kayak gerak gitu, Pak. Saat Risma sama Aima ribut," jelasku, mau tak mau mengingat hal itu lagi.
"Alhamdulilah, pertanda baik itu, Wi." Bibi berucap, sambil melempar senyum.
"Kamu hati-hatilah sama gadis itu, Wi. Bilang sama Emir, sementara dia yang jaga sendiri minta perawat untuk menjaganya."
Hot Chapters