Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Isabel berdiri di tengah kerumunan, memperhatikan jari-jarinya yang terdefinisi dengan baik menyentuh mikrofon dengan lembut, jakunnya bergerak perlahan sembari dia berbicara. Saat itu, dia seolah mendengar suara detak jantungnya sendiri. "Hei, kenapa melamun?" Sahabatnya, Nadia Lamono, menyenggolnya dengan siku. "Itu kakakku, tampan, 'kan?" Kemudian, dia mengetahui bahwa ada sebuah pepatah yang beredar di SMA: [Bisa dimaklumi jika tidak mengenal kepala sekolah, tetapi tidak bisa dimaafkan jika tidak mengenal idola sekolah, Haikal Lamono.]
7.1K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.2K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

Menyulam rindu di jiwa dalam sunyinya lara Merajut serpihan kenangan Menyusun memori kebersamaan kita Ingin ku ulang waktu Mengulang cerita indah yang telah berlalu Senjaku kini terganti Senyummu terpatri dalam benak malamku Dalam bilik-bilik jiwa Datangnya bayangmu di balik khayalan Dibalik tirai yang menerungku dalam bias-bias mimpi Meski terlelap,terpejam mata ini Jelasku lihat indah senyummu Menggiring pada rindu yang tak pudar walau terajam masa Meski umur terus menua Tetap tak mampu hapuskan rindu di celah relung dimensiku Di penghujung malam menyambut pagi Berteman bui-bui sang embun Ku panjatkan seuntai doa
107.1K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

Pov. Kiara ~Kau hanya serpihan masa lalu yang tak bisa kugapai. Namun, aku tetap ada di sini, mengalir di dalammu seperti air di sungai yang tak pernah berhenti mengalir. Meski sulit, mengikhlaskanmu adalah pilihan terakhirku, biarlah hati ini menjadi lautan yang luas untuk menyimpan kenangan indah bersamamu~ Kenapa bukan kita? Mengapa tidak kau dan aku?
1018.6K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
apa elo soulmate gw

apa elo soulmate gw

Love you Di Lalu aku membalas puisinya . I Love 2 Pujangga cintaku , kelak istana itu akan dihuni kita bersama anak-anak kita. Aku hanya ingin hidup dibawah naungan cintamu sayang….. Kini kuharus kembali ke pantai ancol yang kotor namun sejuta kenangan telah kami ukir di sana. Akankah kita bisa mengukir kembali kenangan itu? Ah mana mungkin, tapi bisa juga kalau Allah berkenan. Gumanku dalam hati
1.5K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia mulai bersenandung kecil, sebuah nada yang tidak memiliki lirik, namun memiliki rasa hangat seperti matahari pagi di Long Beluah. Lia mengikuti nada itu. Ia mulai menggoreskan jarinya yang membeku di udara, menuliskan kata-kata menggunakan energi panas dari memorinya bersama Arka. "KITA ADA KARENA KITA BERANI MERASAKAN."
756 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

"Teruntuk kamu hidup dan matiku Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya Karna untuk kepergian kalinya Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta Dan benar bahwa cinta masih berkuasa diatas segalanya Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini
1052.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Pemuas Hasrat Mafia Kejam

Pemuas Hasrat Mafia Kejam

Lukisan itu diberi nama “One Day.” “Kenangan itu terus menghantuiku, terus memaksa diriku untuk terus mengingat betapa kejamnya perlakuannya dahulu. Potongan-potongan kenangan itu terus mengusik pikiranku, membuatku terjebak dalam rasa benci yang mendalam. Meski aku mencoba melupakannya, namun bayangannya terus membayangi pikiranku, memaksa aku untuk terdampar di lautan kenangan pahit bersamanya.”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Kenapa sejak dulu tidak memperlakukan Galuh dengan baik. "Maaf, Luh. Maafkan aku." Zindagi Le Ke Aayehe Hai Beete Din Ki Kitaab (2x) -Kehidupan telah membawaku ke masa lalu Ghere Hain Ab Humein Yaadein Be-Hisab -Kini kita dalam lingkaran kenangan tak terhitung jumlahnya Bin Poochhe Mile Mujhe Kitne Sare Jawab -Tanpa bertanya, kumenerima begitu banyak jawaban
9.835.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

ujarku. "Ha ha ha, kakek ... kita nggak punya kakek. Kita juga nggak merasakan kasih sayang dari seorang Ayah. Bahkan nggak ada kenangan yang tertinggal. Kadang aku berpikir, seandainya Ayah masih hidup ...." Randu membuang napas. "Hei, sudah jangan berandai-andai. Kamu punya pacar, Dek?" Aku memandang Randu.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as puisi kenangan kita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status