Pernah Sakit, Juga Melupakanmu
Di akhir kalimat, mata ibu Amanda tampak berkilat, mengelus rambut Amanda penuh kasih sayang.
Mendengar kata-kata itu, pandangan Amanda pun terarah ke kakinya sendiri.
Waktu itu, meski berhasil lolos dari kobaran api, Amanda tidak menyangka kalau gudang tua itu ternyata menyimpan banyak drum bensin.
Ledakan yang terjadi berturut-turut membuatnya terpental dan kakinya tertimpa reruntuhan, hingga terluka parah. Jadi dia harus mengucapkan selamat tinggal sementara pada panggung.