Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

"Aku menemukan puisi ini di kamarmu ketika pagi itu kudapati kamarmu telah kosong, dan remasan kertas yang mungkin kau kira telah terbuang ke tempat sampah ternyata meleset ini kutemukan." "Nyanyian Rindu." ucapnya menirukan judul puisi yang beberapa hari lalu kutulis. "Puisi ini dengan jelas menunjukkan perasaanmu. Kamu mengira aku telah menikah dengan Ning Adiba." Ia sedikit terkekeh. Lalu ia membaca salah satu baitnya. Berpuluh-puluh musim telah berganti Nyanyian katak telah berganti ocehan prenjak di pagi hari
109.3K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as puisi kenangan masa kecil
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
411 viewsCompletedAdded to Library 13 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Ilham menahan serangan itu dengan putaran cepat Ayam Roh—sayap bercahaya menebas udara—tapi yang tertembus bukan daging, bukan kulit. Yang ditarik oleh bayangan itu adalah **kenangan.** Ilham mendadak limbung. Tubuhnya masih berdiri. Tapi dalam pikirannya, ia terdorong ke suatu masa… --- …di rumah masa kecil, di malam saat ibunya menangis seorang diri. Ia melihat dirinya, kecil, duduk di ambang pintu. Tidak tahu harus bicara atau diam.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Kamu & Aku di Radio Cinta

Kamu & Aku di Radio Cinta

"Terima kasih banyak, Pak. Terima kasih telah memberikan kesempatan pada saya. Saya akan bekerja sebaik mungkin." Senja menjelang, sudah sejak setengah jam lalu aku duduk di teras ini, menikmati angin sore menyapu wajahku, sesekali aku melihat anak anak bermain kelereng, meski hanya sebatas suara riuh yang aku dengar dari mereka, ku pastikan betapa bahagia dan seru permainan mereka. Aku menghabiskan masa kecilku bak tuan putri, dilayani, dimanja, jangankan bermain kelereng seperti mereka. Berkomunikasi dengan teman sebaya hanya bisa aku lalukan saat papa dan mama kumpul dengan kolega, itu pun jika diantara mereka ada yang membawa serta anaknya, tak pernah aku melewati masa kecilku sebahagia
102.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

​FLASHBACK ON ​Suara pecahan vas porselen dan benturan pintu yang keras menjadi latar belakang masa kecil Kenan yang paling melekat di ingatan. Hari itu, ruang tengah rumah mereka seketika berubah menjadi medan perang. Farhan, ayahnya, berdiri dengan napas memburu sambil mencengkeram lengan mungil Rossa yang baru berusia dua tahun. Di sisi lain, sang mama menangis histeris sambil memeluk erat tubuh Kenan.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

"Aku cuma merasa sangat menyenangkan bisa belanja dan pulang sama-sama." Ini adalah jenis kebahagiaan tersembunyi, yang mewakili keharmonisan keluarga dan juga kebahagiaan masa kecil, tetapi dia tidak memiliki keduanya. Sewaktu kecil, dia selalu memperhatikan orang tua anak-anak lain pergi berbelanja bersama, dan dia sangat iri dengan hal itu.
9.2K viewsCompletedAdded to Library 256 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Teng... teng...teng... Suara dentingan yang berasal dari jam kuno besar menggema hampir diseluruh bangunan rumah tua kakekku ini. Lagi-lagi suara itu membuatku terbangun secara tiba-tiba karena terkejut. Ingin rasanya aku mengumpat akan kebiasaanku yang satu ini. Aku terlalu gampang terbangun dari tidurku, sekalipun bila saat itu aku sedang tertidur dengan sangat pulas. Suara atau sentuhan sedikit saja bisa langsung membuatku terbangun dari mimpi-mimpiku. Aku sangat bersyukur bila kebiasaan itu datang saat aku sedang mengalami mimpi buruk. Tapi, akan sangat kesal jika kebiasaan itu datang saat aku sedang menikmati mimpi-mimpi indahku yang selama ini hanya dapat sebatas anganku saja. Walau be
104.1K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Cinta di Antara Sawah

Cinta di Antara Sawah

“Kenangan itu seperti embun di sawah, kelihatan lembut tapi cepet ilang.” — Peribahasa Jawa, Sidomulyo Senja di Sidomulyo bikin sawah kelihatan emas, cahaya matahari terbenam nyiprat di padi yang bergoyang pelan ditiup angin. Bau tanah basah dan suara katak dari parit bercampur derum traktor di kejauhan. Warung kecil di pinggir sawah penuh aroma ketan kukus dan asap jagung bakar, lampu minyaknya menyala redup. Radio tua di warung main lagu Chrisye, “Kisah Kasih di Sekolah,” bikin suasana penuh nostalgia 80-an.
904 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

KENANG LUKA Oleh: Pesona Senja ________ Kaukah yang bersembunyi sewindu penuh Menyaru bayang terasa candu Laksana api berkobar tanpa membakar Senyap padam terhempas keputusasaan Lagi-lagi rasaku tumbuh Serupa pucuk kentang di musim hujan Leleh meleleh bulir bening Kenang rindu tanpa berujung temu Kaukah anila sepoi penggetar jiwa Padamu ... pernah kugantung cita cinta
106.1K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Sudut Pandang Keenan: Kenangan-kenangan itu datang tanpa diundang ke dalam kegelapan kamar tidurku, bangkit seperti hantu dari kedalaman pikiranku. Aku memejamkan mata dan tiba-tiba, aku kembali menjadi diriku yang masih berusia tujuh tahun. Saat itu, aku sedang berdiri di dalam ruang kerja ayahku yang dikelilingi oleh kayu mahoni mahal dan aroma rokok yang tidak pernah hilang, yang selalu membuat tenggorokanku terasa tercekat.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as puisi kenangan masa kecil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status